Pusat Pelayanan Cathlab RS Advent Bandung Diresmikan

Posted: 15 April 2012 in News

Alat C-Arm yang digunakan di Mini-Cath Lab, Rumah Sakit Advent Bandung.BANDUNG, Adventist News Indonesia–Rumah Sakit Advent Bandung membuka pelayanan Catherization Laboratory (Cathlab) pada Senin (09/01) ditandai oleh acara peresmian dan ucapan syukur dihadiri sejumlah pimpinan Yayasan RSAB dan gereja.

Pusat pelayanan diagnostik dan terapi kesehatan jantung dan pembuluh darah yang juga disebut Cardiac Center ini di dukung oleh alat radio-diagnostik digital canggih yaitu C-Arm OEC 9900 buatan GE yang baru tiba bebarapa hari sebelumnya.

Pembina Yayasan Rumah Sakit Advent Bandung, Pdt. J. S. Peranginangin menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim medis yang bekerjasama merealisasikan apa yang sudah lama menjadi impian bersama. Diharapakan peralatan ini menjadi suatu pelayanan unggulan mengingat prevalensi penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia cukup tinggi.

“Sebelumnya para pasien yang mengalami penyumbatan pembuluh darah koroner, dianjurkan menjalani bedah pintas jantung atau by-pass surgery,” demikian kata dr Pintoko Tedjokosumo, Sp.JP.

“Kini kasus-kasus demikian dapat diatasi dengan menggunakan stent salut obat dan balonisasi salut obat dengan resiko lebih kecil dan biaya lebih murah.”

Cara non-bedah untuk penyem-pitan koroner disebut dengan Per-cutaneous Corronary Intervension (PCI). Teknik ini dirancang khusus untuk membuka sumbatan pada pembuluh darah yang menyempit dengan menggunakan stent salut obat (drug eluting stent/DES) dan balon salut obat (Drug Eluting Ba-loon/DEB).

“PCI relatif lebih singkat, sekitar 20 menit sampai satu jam, tergantung pada penyempitan. Risiko terjadinya penyempitan kembali juga lebih kecil,” kata dr. Pintoko.

Setelah menyuntikkan anestesi, dokter akan memasukkan sebuah selang kecil yang lentur (kateter) ke dalam tungkai atau arteri lengan. Dibantu dengan gambar di monitor, dokter mengarahkan kateter menuju arteri yang tersumbat dalam jantung.

Selanjutnya keteter yang lebih kecil dengan balon pada ujungnya ditiup untuk memperlebar bagian arteri yang menyempit. Bila dilakukan pemasangan stent, berbentuk jalinan logam kecil yang ditempatkan di arteri, arteri terlebih dahulu dilebarkan dengan cara dikerok atau dibor. Stent dan balon ini dilapisi obat untuk membantu arteri agar tetap terbuka.

[Pembina dan Pengurus Yayasan bersama tim dokter Jantung pada persemian Cardiac Center RS Advent Bandung.]

Pembina dan Pengurus Yayasan bersama tim dokter Jantung pada persemian Cardiac Center RS Advent Bandung.
Teknologi canggih yang ada untuk menyelamatkan nyawa dari serangan penyakit jantung koroner ini diimbangi dengan penanganan oleh ahli jantung yang handal serta fasilitas lengkap.

“Saat ini kita sudah memiliki dokter yang handal disertai alat penunjang yang tepat untuk mengurangi angka mortalitas,” kata Dr. Jay M. Tombokan, Direktur RS Advent Bandung.

Diharapkan Cardiac Center yang baru ini dapat meningkatkan nilai pelayanan RS Advent Bandung se-cara keseluruhan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan diagnostik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s