Menelaah Buku Wahyu

Posted: 15 April 2012 in Eskatologi, Khotbah, Nubuatan

Menelaah buku wahyu

Pendahuluan:

I.    Judul.
a.    Beberapa Bapa Gereja mulai dengan Ireneus (130-202) memberi judul buku ini “Apocalypse of John”
b.    Kemudian dalam manuskrip abad-abad pertengahan mengelaborasi judul buku ini menjadi “Apocaypse of John the Theologian and Evangelist”
c.    Alkitab Versi King James (KJV) memberikan judul yang berbeda dan terakhir “The Revelation of St John Divine”
II.    Authorship.
a.    Penulis buku Wahyu sendiri berulang kali memperkenalkan namanya sebagai Yohanes (1:1, 4, 9; 21:1; 22:8)
b.    Banyak bukti yang menyatakan bahwa nama Yohanes yang ada dalam buku Wahyu ini bukan “Palsu atau samaran” tapi nama literal.
c.    Dalam alkitab PB menyebutkan beberapa nama Yohanes
1.    Yohanes Pembaptis
2.    Yohanes Markus.
3.    Yohanes Keluarga Hanas (Kisah 4:6)
4.    Yohanes Anak Zebedeus (Zabdi)
d.    Yohanes anak Zebedeus bukan hanya salah satu dari 12 murid tapi merupakan anggota “inner circle” Yesus.

III.    Keadaan Sejarah.
a.    Mengenai penulisan Buku Wahyu telah mendapatkan tanggapan yang berbeda-beda.  Ada tiga pemikiran mengenai waktu penulisan buku Wahyu, yaitu.
1.    Pada zaman pemerintahan Kaisar Nero (Tahun 54-68)
2.    Pada zaman pemerintahan Vespasian (Tahun 69-79)
3.    Pada zaman pemerintahan Domitian (Tahun 81-96)
b.    Ada ahli lebih cenderung pada zaman Nero karena:
1.    Penganiayaan kepada 7 jemaat seperti yang dialami oleh orang-orang Kristen dilakukan oleh Nero yang kemudian diteruskan oleh Vespasian.
2.    Mereka percaya bahwa keadaan dunia yang tak teratur seperti yang digambarkan dalam buku wahyu menggambarkan kekacauan yang dibuat dikota Roma oleh Nero pada akhir pemerintahan Nero dan awal pemerintahan Vespasian
3.    Kejatuhan Nero dan bangkitnya pemerintahan Vespasian adalah kegenapan dari catatan Wahyu 13:3 binatang itu luka parah dan sembuh.
4.    Angka 666 dalam wahyu 13:18 adalah simbol dari Kaisar Nero karena huruf mati (konsonan) ibrani untuk Kaisar Nero adalah NRWN QSR = 666
c.    Tetapi pandangan ini tidak diterima oleh banyak ahli yang lain.
d.    Banyak juga penulis Kristen pertama yang percaya bahwa buku Wahyu ditulis saat pemerintahan Domitian.  Diantara para penulis itu kristen itu adalah Ireneus, Victorinus yang mati tahun 303, dan Eusebeus.  Eusebeus mengatakan bahwa “Yohanes dikirim oleh Domitian ke Pulau Patmos dan saat mereka yang telah dihukum dengan tidak adil oleh Domitian dibebaskan oleh penggantinya Nerva (96-98) maka Yohanes dikembalikan ke Efesus.

Banyak orang diberbagai tempat didunia ini ingin mempelajari Alkitab lebih baik.  Namun bagi kebanyakan orang buku Wahyu adalah buku yang agak sulit untuk dimengerti.  Bahasanya yang bersifat nubuatan dan lambang-lambangnya yang aneh, menyebabkan banyak orang menyerah dan tidak dapat mengertinya.
Banyak orang merasa bahwa buku itu hanya cocok untuk masa yang lalu atau hanya untuk masa yang akan datang, dan lagi pula buku itu sifatnya tertutup, atau termeterai dan tidak dimaksudkan untuk dimengerti orang sekarang ini.
Tetapi buku Wahyu sebenarnya adalah:
Kitab yang terbuka.
1.    Buku ini sering dikenal dengan istilah buku Apokaliptik yang berasal dari kata Grika avpoka,luyij (apokalupsis)  yang berarti: revelation, be revealed, lighten, making naked, a disclosure, made visible to all.  Uriah Smith menggambarkan arti buku ini dengan “a panorama of the glory of Christ”.
2.    Kitab itu ditulis khusus untuk hari-hari terakhir sejarah dunia ini
    Wahyu 22:10-12. Lalu ia berkata kepadaku: “Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat. 11 Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” 12 “Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
3.  Ada berkat dijanjikan bagi mereka yang membaca, mengerti dan memperhatikan nasihat dalam buku wahyu.
    Wahyu 1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.
    Wahyu 22:7 “Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!”
4.  Amaran yang diberikan Alkitab dalam menafsirkan nubuatan.
    II Petrus 1:20. Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,
    Wahyu 22:18,19. Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. 19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.”
5.    Metode yang digunakan Yesus dalam menafsirkan Nubuatan.
    Lukas 24:25-27. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! 26 Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?” 27 Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi… 32 Kata mereka seorang kepada yang lain: “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?”
    Untuk menjelaskan suatu hal, Yesus menghubungkannya dengan hal yang sama dalam tulisan penulis Alkitab lainnya.  Dan cara inilah yang benar yaitu Alkitab menerangkan dirinya sendiri.
    Untuk dapat mengerti buku Wahyu maka kita harus membandingkannya dengan hal yang sama yang ditulis oleh penulis alkitab yang lain.
    Pendapat pribadi tidak akan membuat mengerti buku wahyu.
    Taylor G. Bunch berkata “Duapuluh enam dari tigapuluh sembilan buku perjanjian lama dikutip dalam Buku Wahyu, dan dari 404 ayatnya 276 adalah salinan langsung atau diambil dari buku alkitab lainnya.
4.    Allah berkata bahwa kitab Wahyu adalah kitab terbuka, mengapa begitu banyak yang merasa bahwa kitab itu ditutup, disegel, dimeterai atau mustahil untuk dimengerti?
    Yesaya 29:10-14 Sebab TUHAN telah membuat kamu tidur nyenyak; matamu yakni para nabi telah dipejamkan-Nya dan mukamu yaitu para pelihat telah ditudungi-Nya. 11 Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai”; 12 dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.” 13 Dan Tuhan telah berfirman: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan, 14 maka sebab itu, sesungguhnya, Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, keajaiban yang menakjubkan; hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi.”
    Adalah strategi setan mengatakan sesuatu yang melawan penyataan Allah demi untuk keuntungannya.  Allah berkata bahwa buku ini adalah pembeberan peristiwa2 akhir zaman.  Dan setan mengatakan bahwa buku ini buku yang tertutup, termeterai.
5.    Ada empat hal penting yang perlu diperhatikan agar dapat mengerti alkitab dengan benar, termasuk buku Wahyu!
    Hal-hal yang rohani hanya boleh dinilai secara rohani.  1 Kor 2:14. Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.
    Saya harus merasa lapar dan haus akan kebenaran.  Matius 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.  Wahyu 21:6. Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
    Kitab suci itu memberi hikmat dan menuntun kepada kebenaran.  2 Tim 3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.  Kisah 17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.
    Saya harus mau melakukan apa yang difirmakan Tuhan.  Wahyu 1:3 Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.Yohanes 7:17. Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.
6.    Janji Yesus kepada mereka yang menuruti FirmanNya.
    Wahyu 3:10. Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.
    Wahyu 22:14 Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.

Pasal I.

Buku Wahyu dibuka dengan pemberitahuan siapa penulisnya dan doa bagi yang rajin memperhatikan perkataan nubuat didalamnya.
1:1 Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.
1:2 Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.
1:3 Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.
A.    Nama.
1.    Alkitab, memberi nama untuk buku ini WAHYU KEPADA YOHANES.
2.    Tapi penterjemah alkitab versi King James menamakan buku The Revelation of St. John the Divine.
a)    Hal ini bertentangan dengan beberapa kata pertama dari pasal satu alkitab itu sendiri yang menyebutkan “Inilah wahyu Yesus Kristus”.  Yesus adalah pewahyu bukan Yohanes.
b)    Yohanes adalah jurutulis yang digunakan oleh Yesus untuk menulis wahyu demi untuk keuntungan jemaatNya.
1)    Yohanes adalah murid yang Yesus sangat dikasihinya diantara dua belas murid yang lain.
3.  Buku wahyu ini bukan hanya wahyu dari Yesus Kristus tetapi adalah pernyataan yang diberikan Oleh Allah kepadaNya.
a).  Buku ini dimulai dengan “inilah wahyu Yesus Kristus”.  Ini boleh berarti:
    Wahyu dari Yesus Kristus.  Yang berasal dari Yesus Kristus.
    Wahyu tentang Yesus Kristus.
4.  Buku Wahyu diberikan melalui 5 (lima) tahap.  Wahyu 1:1-2, 4, 19.
a)    Allah kepada Yesus Kristus
b)    Yesus Kristus kepada MalaikatNya
c)    Malaikat Kepada Yohanes
d)    Yohanes Menulis dalam sebuah kitab (Wahyu 1:19)
e)    Yohanes mengirim tulisan itu kepada 7 Jemaat.
    Yohanes menulis buku Wahyu disebuah pulau kecil dan berbatu-batu yang bernama Patmos yang terletak dilaut tengah (Wahyu 1:9).
    Yohanes diasingkan kepulau tersebut karena mempertahankan imannya.
    Yohanes dikirim kepulau Patmos untuk dipisahkan dengan teman seimannya, musuh-musuhnya berharap dia akan mati oleh karena kesukaran dan terabaikan.  Tetapi Yohanes mendapatkan sahabat dari orang-orang yang bertobat disana. Mereka berpikir bahwa pada akhirnya mereka dapat menempatkan saksi yang setia itu dimana dia tidak dapat lagi menyusahkan orang Israel atau penguasa jahat didunia. {7BC 954.5}
    Tetapi semesta Alam surgawi melihat hasil dari konflik murid yang telah tua ini dan perpisahannya dari sahabat-sahabat dalam imannya.  Allah dan Kristus dan seluruh penghuni surga adalah sahabat-sahabat Yohanes di Pulau Patmos.  Dari mereka ia menerima Instruksi yang dia kirimkan kepada mereka yang terpisah dengan dia dari dunia.  Dari sana ia menulis penglihatan dan wahyu yang dia terima dari Allah, menceritakan hal-hal yang akan terjadi pada penutupan sejarah dunia ini. manakalah suaranya tidak lagi bersaksi untuk kebenaran, saat ia tidak dapat lagi menyaksikan Seorang yang ia kasihi dan layani, pekabaran yang diberikan kepadanya dipulau yang tandus dan berbatu-batu tersebar seperti lampu yang membakar. (MS 150, 1899).

B.  Sasaran Buku Wahyu.
1.  “Supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi”.
2.  Siapakah Hamba-hambanya?
a)    Orang-orang Kristen mula-mula mengakui sebutan itu untuk mereka.  Roma 1:1. Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah
b)    Uriah Smith berbicara mengenai hamba-hamba mengatakan:
“No, it is for all the church in all time, as long as any of the events predicted within the book remain to be accomplished.  It is for all those who can claim the appellation, “His servants,” wherever or whenever they may live.”
C.  Berkat bagi yang membaca, mendengarkan dan menuruti perkataan dalam kitab wahyu.
1.    Ada janji berkat langsung yang diberikan kepada mereka yang menyelidiki buku ini.
2.    Dengan perkataan ini, menunjukkan bahwa buku ini bukan tidak dapat dimengerti.  Logikanya adalah berkat ditawarkan bagi mereka yang mau belajar sebuah buku yang berguna bagi mereka setelah dipelajari, masakan Allah menawarkan berkat bagi mereka yang membaca sebuah buku yang tidak dapat dimengerti? itu tidak mungkin.
3.    Allah telah mengumumkan berkatNya kepada kepada mereka yang belajar nubuatan, dengan semangat yang berasal dari Allah, anak-anak Allah tidak akan goyah oleh ribuan tantangan yang lemah dari pikiran manusia (untuk tidak mempelajari buku ini)
D.    Waktunya sudah dekat.
1.    keterangan ini memberikan motivasi yang lain untuk mempelajari buku ini.  seiring dengan mendekatnya waktu kegenapan nubuatan dalam wahyu ini maka menjadi sangat penting untuk mempelajari buku ini.

1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,
1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya
1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

A.    Kepada ketujuh jemaat yang di Asia kecil.
1.    Sebuah Propinsi Roma yang ada di Asia, satu wilayah dengan panjang 300 mi dari Timur ke Barat dan 260 mi dari Utara ke Selatan, yang sekarang ini adalah Republik Turki.
2.    Uriah Smith memberikan pandangan bahwa sebetulnya di Asia Kecil itu terdapat tidak hanya 7 jemaat.  Bahkan ditengah-tengah Asia kecil itu ada sebuah jemaat yang penting seperti Kolose yang dikirimi surat oleh Paulus, Miletus yang lebih dekat dengan Pulau Patmos dari pada tujuh jemaat yang lain.  Troas, dimana Paulus menghabiskan waktu yang cukup panjang bersama-sama dengan murid-muridnya yang menunggu sampai hari sabat lewat dan memulaikan perjalannya tidak jauh dari Pergamus yang dikirimi surat oleh Yohanes.
3.    Jadi sangatlah menarik untuk mempelajari mengapa tujuh jemaat di Asia kecil dipilih sebagai tujuan buku wahyu.  Melihat keadaan sekarang mengenai daerah itu dan nubuatan yang terdapat dalam kitab wahyu maka sebetulnya isi dari buku wahyu tidak hanya bagi mereka yang hidup diasia kecil tapi bagi generasi yang hidup setelah itu yang dekat dengan kedatangan Kristus yang kedua kali.
B.    Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada dihadapan takhta-Nya, 5 dan dari Yesus Kristus.
1.    Kasih karunia dan damai sejahtera adalah salam pembukaan yang biasa digunakan pada saman gereja rasul-rasul.
2.    Keterangan selanjutnya menunjukkan darimana salam pembukaan tadi datang yaitu dari tiga Oknum keAllahan.
a)    Dari yang ada menunjukkan keberadaan Allah yang tidak terbatas dengan waktu seperti ekpresi orang Ibrani (Keluaran 3:14)
b)    Yang sudah ada menunjukkan keberadaan Allah dari kekekalan.
c)    Dan yang akan datang ini menunjuk kepada Yesus Kristus yang akan datang.
3.    Ketujuh Roh.  Gabungan antara Allah, Yesus dan Tujuh Roh sebagai sumber dari kasih karunia dan damai sejahtera, menggambarkan bahwa itu adalah Roh Kudus.
a)    Menggunakan istilah tujuh barangkali adalah satu simbol ekpresi dari Kesempurnaan Roh itu, dan juga bisa berarti macam-macam karunia melalui mana Roh itu bekerja dalam diri manusia. (1 Kor. 12:4-11; Wahyu 3:1).
4.    Dari Yesus Kristus.  Disini beberapa ciri-ciri dari Yesus disebutkan.
a)    Saksi yang setia.  Apa saja yang Ia saksikan adalah benar.  Apa saja yang ia janjikan, akan Ia genapi.
b)    Yang pertama bangkit dari antara orang mati.  Ini adalah ekpresi yang paralel dengan I kor 15:20,23; Ibrani 1:6; Roma 8:29 dan Kolose 1:15,18.  Tapi ini tidak berarti bahwa Yesus yang pertama dalam arti waktu Dia dibangkitkan dari orang mati, karena orang lain telah dibangkitkan lebih dahulu sebelumnya.  Tapi Yesus adalah figur utama atau sentral (pusat) yang keluar dari kuburan yang memungkinkan ada orang yang telah mati dapat dibangkitkan baik yang telah lebih dahulu bangkit dari Dia maupun yang akan bangkit pada hari KedatanganNya.
c)    Yang berkuasa atas raja-raja dibumi.  Wahyu 3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.  Efesus 1:20-21 yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, 21 jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan data
d)    Yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya
1)    Kita hidup diatas dunia dengan kasih dari Ayah, Ibu, kakak, adik, Sahabat tapi disini kita melihat bahwa tidak ada kasih yang dapat dibandingkan dengan kasih Yesus Kristus kepada kita.
2)    Kasih yang terbesar oleh karena dibuktikan dengan menumpahkan darahNya.  Yohanes 15:13. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
e)  Dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya.
1)    Dari keadaan kita sebagai manusia yang berdosa dijadikan bersih dihadapan Allah. Yesaya 38:17 Sebab Engkau telah melemparkan segala dosaku jauh dari hadapan-Mu.  Yeremia 31:34  sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.
2)    Dari yang dulunya musuh bukan hanya dijadikan teman tapi diangkat pada posisi yang berharga dan terhormat (imam).
3)    Tidak heran Yohanes murid yang kekasih menyebutkan “bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin”

1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

A.    Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan.
1.    Disini Yohanes membawa kita pada Peristiwa Kedatangan Kristus kedua kali.
a)    Peristiwa ini adalah puncak pemuliaan/pemahkotaan untuk keterlibatan Yesus untuk keselamatan dunia yang telah jatuh.
b)    Dulu Ia datang dalam kelemahan dan kesederhanaan, sekarang Ia datang dalam kuasa dan kemuliaan.
2.    Ia datang dengan Awan dengan cara seperti Ia naik kesurga (Kisah 1:9-11)
B.    Setiap mata akan melihat Dia.
1.    Semua yang masih hidup pada saat kedatanganNya.
a)    Ada orang yang mengatakan bahwa kedatangan Kristus yang kedua kali itu ada dua jenis.  Yaitu kedatang secara Pribadi dan kedatangan secara umum tapi pandangan ini tidak dijamin dalam Alkitab.
b)    Dia akan datang seperti pencuri dalam arti waktunya tidak diketahui.
c)    Tapi pada saat Ia datang untuk menjemput orang kudusNya yang tetap hidup dan yang mati akan terbuka dan penuh dengan kemuliaan. (Matius 24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.) I Tes 4:16
d)    Ia akan datang kepada orang jahat seperti pencuri hanya oleh karena mereka terus menerus menolak untuk tidak percaya kepada FirmanNya.
2.    Juga mereka yang telah menikam Dia.
a)    Ini adalah tambahan kepada kata “setiap mata” yang telah disebutkan sebelumnya.
b)    Mereka adalah orang-orang yang menjadi pelaku utama dalam tragedy kematian Yesus Kristus.
    Selama masa pengadilanNya Yesus telah mengamarkan.  Matius 26:64 Jawab Yesus: “Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit.”
c)    Tapi bagaimana mereka dapat melihat sementara sekarang ini mereka ada didalam kubur? Jawaban satu-satunya adalah bahwa akan ada kebangkitan dari mereka.
    Daniel 12:1-2 “Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu. 2 Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal.
    Ini adalah kebangkitan istimewa yang terjadi sebelum kebangkitan umum.
3. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
a)    Bagi orang jahat kedatangan Kristus adalah peristiwa yang mengerikan dan berarti kehancuran, tapi
b)    Bagi orang benar peristiwa kedatangan Kristus merupakan saat yang menyenangkan.  Dan setiap orang yang mengasihi Yesus akan bersorak kemenangan dengan suka cita yang besar.

1:8 “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

A.    Yesus Kristus adalah Firman Allah, adalah yang awal dan yang akhir.
1.    Alfa dan Omega adalah huruf pertama dan terakhir dari alfabet Yunani.
2.    Frase alfa dan omega ini menunjukkan kesempurnaan Kristus/KeAllahan.

1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.

A.    Disini Yohanes menggambarkan dirinya sebagai saudara dalam gereja secara universal, sebagai sahabat dalam penderitaan sebagai orang Kristen.
1.    Kisah 14:22. Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.
2.    2 Timotius 2:12 jika kita bertekun , kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita
B.    Dipulau Patmos.
1.    Sebuah pulau yang panjangnya sekitar 10 mil dan lebarnya 6 mil.
C.    Oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.
1.    Inilah alasan satu-satunya mengapa Yohanes dibuang kepulau Patmos.
2.    Kaisar Domitian dari Roma ini takut/gemetar dihadapan rasul Yohanes yang sudah tua ini.  Ia tidak berani mengisinkan penyebaran injil didalam wilayah kekuasaannya.  Dia membuang Yohanes kepulau Patmos dengan pemikiran bahwa si pengkotbah kebenaran ini akhirnya dibuang dan dunia tidak akan pernah mendengar dia lagi.
3.    Tapi dari pulau Patmos akhirnya muncul sebuah buku Wahyu yang termasuk dalam Kanon yang suci, untuk memancarkan kebenaran kepada seluruh orang Kristen sampai pada akhir zaman.

1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,
1:11 katanya: “Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia.”

A.    Pada Hari Tuhan.
1.    Ada orang yang mengatakan bahwa ini adalah “whole gospel age”  bukan satu waktu 24 jam tertentu.
a)    Pandangan ini tidak cocok karena buku wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes dipulau Patmos pada hari Tuhan.
b)    Penulis dan tempat dimana itu dituliskan dan waktu penulisan itu benar-benar ada, bukan hanya bersifat simbol.
2.    Yang lain mengatakan bahwa Hari Tuhan adalah “hari penghukuman”.
a)    Ini tidak dapat benar.  Karena walaupun Yohanes mungkin mendapatkan penglihatan mengenai hari pehukuman, tapi itu akan terjadi kemudian bukan pada saat ia mendapat penglihatan itu dan menulisnya.
3.    Yang lain mengatakan bahwa itu adalah hari pertama dalam minggu.
a)    Pandangan ini yang paling banyak orang terima. Tapi untuk ini kita perlu banyak bukti.
b)    Dalam alkitab kita dapati bahwa baik Matius, Markus, Lukas, dan Paulus manakalah menyebutkan “hari pertama dalam Minggu” tidak pernah memberikan gambaran atau penekanan bahwa hari itu lebih penting dari hari yang lain dalam minggu.
c)    Tapi justru sebaliknya.  Kita punya banyak bukti tentang hari Tuhan yang lain.
4.    Dan yang terakhir menyebutkan bahwa itu adalah hari ketujuh dalam minggu.
a)    Pandangan ini mempunyai bukti yang sangat jelas.
b)    Pada mula pertama Allah memberikan 6 hari bekerja kepada manusia ia meminta hari ketujuh untuk diriNya, Ia memberkati hari itu dan menyucikannya. (kej 2:1-3)
c)    Musa berkata kepada orang Israel dipadang gurun Sin pada hari keenam minggu itu,  Besok adalah sabat hari perhentian bagi Tuhan” Keluaran 16:23.
d)    Markus 2:27-28  Anak Manusia adalah Tuhan atas hari sabat.

1:12 Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas.
1:13 Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.
1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.
1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

A.    Tujuh Kaki Dian Emas.
1.    Ini bukanlah simbol/antitipe dari tujuh kaki dian yang ada dikaabah padang belantara, karena tujuh kaki dian itu hanya terdiri dari satu batang dengan tujuh cabang.
2.    Ini lebih dikuatkan lagi oleh karena Anak manusia berjalan ditengah-tengahnya.
B.    Anak Manusia.
1.    Anak Manusia disini adalah Yesus Kristus.  Yang penjelasannya:
a)    Jubahnya panjang sampai kekaki.
b)    Dadanya berlilitkan ikat pinggang dari Emas
c)    Kepala dan rambutNya putih bagaikan bulu putih meta
d)    Matanya bagaikan nyala api.
e)    KakiNya mengkilap bagaikan tembaga yang membara dalam perarpian.
f)    Suaranya bagaikan desau air bah.
g)    Di tangan kananNya Ia memegang 7 bintang
h)    Dari mulutNya keluar sebilah pedang tajam bermata dua
i)    WajahNya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
1: 18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s