KEDEWASAAN IMAN, KEDATANGAN KRISTUS KE DUA KALI (ESKATOLOGI), DAN UPMJK MENURUT ROH NUBUATAN (KUMPULAN KUTIPAN-KUTIPAN ROH NUBUATAN)

Posted: 12 April 2012 in Eskatologi, Nubuatan

AKRONIM UPMJK, ROH NUBUATAN, DAN UPMJK

1.     Asalnya akronim UPMJK
—     “Kehidupan rohani jemaat dapat dipertahankan hidup-hidup hanya apabila anggota-anggota membuat U saha P erorangan M emenangkan J iwa-jiwa kepada K ristus.”  ST, 20 Desember 1899; #199583
2.     Kepercayaan MAHK terhadap tulisan-tulisan Roh Nubuatan
—     2 Taw 20:20   –    “Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh!  Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!”
—     “Saya tidak menulis satupun artikel pada bacaan semata-mata mengemukakan pendapat-pendapat saya sendiri.  Semuanya adalah apa yang Allah bukakan kepada saya dalam penglihatan.”  1SM29;  # 84057.
—     “Saya diinstruksikan untuk berbicara kepada jemaat-jemaat kita, pelajarilah Kesaksian-kesaksian [Roh Nubuatan].  Semua ini ditulis untuk nasihat dan dorongan bagi kita atas mana akhir dunia akan datang. . . . Indahkan instruksi dan turuti terang itu.”  Surat 292, 1907;  # 88724.
—     Fundamental Beliefs, 17  – “Salah satu dari karunia-karunia Roh Suci adalah nubuat.  Karunia ini adalah tanda pengenal jemaat yang terakhir dan diwujudkan dalam pelayanan Ellen G. White.  Sebagai jurukabar Allah, tulisan-tulisannya adalah sumber kebenaran yang berwenang dan terus menerus (continuing and authoritative source of truth), oleh mana memberikan penghiburan, bimbingan, instruksi, dan koreksi kepada jemaat.”
3.     Siapakah yang merancang UPMJK bagi setiap orang percaya?
—     Matius 28 : 19 (TBS)  —  “Sebab itu pergilah kepada segala bangsa di seluruh dunia, jadikanlah mereka pengikut-pengikut-Ku.”
—     Matius 28:19 (TB)  — “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku. . .”
—     Markus 16:15 (TBS)  —  “Pergilah ke seluruh dunia dan siarkanlah Kabar Baik dari Allah itu kepada seluruh umat manusia.”
—     Markus 16:15 (TB)  —   “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”
—     “Yesus menugaskan murid-muridNya, kataNya: ‘Pergilah ke seluruh dunia dan siarkanlah Kabar Baik dari Allah itu kepada seluruh umat manusia.’  Perintah ini tertuju kepada setiap orang yang mengaku percaya Yesus Kristus. . . . Kita wajib mencari domba satu itu yang hilang, dan mengembalikan dia ke kandang; dan ini mengacu kepada usaha perorangan.”  RH, June 30, 1896;  # 167777.
—     “Kepada setiap orang percaya ditujukan kata-kata ini,  ‘Pergilah ke seluruh dunia dan siarkanlah Kabar Baik dari Allah itu kepada seluruh umat manusia.’  Tuhan telah memberikan kepada jemaatNya tugas istimewa yaitu pelayanan perorangan.”  ST, August 19, 1903;  # 201606.
Bagaimana caranya UPMJK itu dijalankan?
“Kristus memilih beberapa orang lalu mengajak mereka mengikuti Dia.  Kemudian mereka pergi mencari sanak keluarga dan kenalan-kenalan serta membawanya kepada Kristus.  INILAH CARANYA KITA HARUS BEKERJA.  Beberapa jiwa yang diteguhkan di dalam kebenaran akan seperti murid-murid pertama menjadi pekerja untuk orang lain.”   RH, December 8, 1885; # 160854.
4.     Apakah tujuan Allah merancang UPMJK bagi setiap pengikut Kristus?
4.1.     UPMJK DIRANCANG UNTUK MEMACU PERTUMBUHAN TABIAT ROHANI PRIBADI UMAT ALLAH
4.2.     UPMJK DIRANCANG SEBAGAI METODE UTAMA MENYELESAIKAN PEKERJAAN TUHAN DI DUNIA INI

UPMJK DIRANCANG UNTUK MEMACU PERTUMBUHAN TABIAT ROHANI
PRIBADI UMAT ALLAH

5.     Menurut pendapat Tuhan, apa penyebab kehilangan semangat rohani pada orang-orang Kristen?
—     “Setiap jiwa yang bertobat kepada injil berada di bawah kewajiban suci kepada Tuhan Yesus, mengajar orang-orang lain jalan keselamatan.  Inilah semangat yang harus menggerakkan kita; namun demikian ada kelalaian tentang hal ini di jemaat-jemaat kita dan inilah sebabnya mengapa tidak ada lagi kerohanian dan semangat dalam kehidupan Kristiani kita.”  RH, March 13, 1888;  # 162422.
—     ”Kehidupan yang sebenarnya dari jemaat tergantung pada kesetiaannya melaksanakan perintah agung Tuhan [Yesus].  Melalaikan pekerjaan ini secara pasti mengundang kelemahan dan kemerosotan rohani.  Dimana tidak ada usaha bagi orang-orang lain, kasih merosot, dan iman sirna.”  DA 825; # 25909.
6.     Bagaimana cara meningkatkan dan mempertahankan kerohanian jemaat dan anggota-anggota jemaat?
—     “Kehidupan rohani jemaat dapat dipertahankan hidup-hidup hanya apabila anggota-anggota membuat usaha perorangan memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus [UPMJK].”   ST, December 20, 1899;  # 199583.
—     “Pengikut-pengikut Kristus tidak dapat maju dan bertumbuh kearah tingkat kesempurnaan pria dan wanita di dalam Yesus Kristus kecuali mereka secara pribadi adalah pekerja-pekerja.”  15MR 129;  # 244828.
7.     Menurut nasihat Tuhan, bagaimana agar seorang umat Tuhan lapar dan haus akan kerohanian yang lebih dalam?
—     “Kalau anda pergi bekerja sebagaimana yang Kristus tentukan bagi murid-muridNya dan memenangkan jiwa-jiwa kepada kebenaran, anda akan merasa butuh pengalaman lebih dalam dan pengetahuan yang lebih besar dalam perkara-perkara ilahi, dan anda akan lapar dan haus akan kebenaran.”  RH, March 13, 1888;  # 162422.
—     “Hendaklah pendeta-pendeta dan orang-orang yang bertanggung jawab meyakinkan tiap-tiap anggota jemaat bahwa untuk bertumbuh rohani, mereka harus menanggung pekerjaan yang dibebankan Allah kepada mereka yaitu menuntun jiwa-jiwa kepada kebenaran. . . . Mereka akan memperoleh pengalaman yang berharga yang akan meningkatkan iman dan memberikan kekuatan di dalam Allah.”  1 NL 127,128;  # 269566.
8.     Apa tujuan Allah merancang UPMJK bagi setiap anggota jemaat?
—     “Allah mampu mencapai tujuanNya dalam menyelamatkan orang-orang berdosa tanpa pertolongan kita; tetapi agar kita dapat mengembangkan tabiat seperti Kristus, kita harus turut serta dalam pekerjaanNya.   Agar kita dapat memasuki kesukaanNya, kesukaan melihat jiwa-jiwa yang ditebus oleh pengorbananNya, kita harus berpartisipasi dalam pekerjaanNya untuk menyelamatkan mereka.”  DA 142; # 23503.
—     “Setiap jiwa yang benar-benar bertobat. . . . akan bertumbuh dengan cara menggerakkan kemampuan-kemampuan yang Allah berikan untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Yesus Kristus.  Tugas yang ditunjuk surga ini dirancang untuk memperluas, memperdalam, dan menstabilkan pengalaman dan tabiat Kristen dan membawa mitra kerja Allah itu kepada suasana yang lebih tinggi, lebih suci, dimana kasih mereka kepada Kristus tetap bertambah-tambah dan kasih mereka kepada sesama melimpah terus menerus.”  OHC 299;  # 51273.
—     “Ketika kita berusaha memenangkan orang-orang lain kepada Kristus, menanggung beban akan jiwa-jiwa di dalam doa-doa kita, hati kita sendiri akan bergetar dengan pengaruh kuat rahmat Allah, kasih kita sendiri akan menyala-nyala dengan semangat ilahi; kehidupan Kristiani kita akan lebih nyata, lebih sungguh-sungguh, dan lebih penuh doa.”  COL 354; # 6863
9.     Menurut pesan Tuhan, dalam meningkatkan kerohanian jemaat, mana yang lebih tepat guna, khotbah-khotbah atau UPMJK?
—     “Terlalu banyak waktu diberikan khusus untuk khotbah-khotbah di dalam jemaat.  Hal ini tidak menghasilkan yang terbaik.  Tugas dari utusan-utusan Tuhan adalah membentuk kelompok-kelompok pekerja untuk memburu jiwa-jiwa. . . . Banyak waktu digunakan untuk khotbah-khotbah yang sebaiknya digunakan untuk usaha dari rumah ke rumah.  Di dalam Roh Kristus, dengan hati yang bersinar dengan kasihNya, berupaya untuk memenangkan hati keluarga-keluarga yang anda kunjungi.”  12 MR 240; # 241328.
—     “Kecuali umat menyadari akan pentingnya upaya perorangan maka jemaat yang paling makmur rohani sekalipun akan murtad dibawah [kalau hanya mengandalkan] penyampaian khotbah yang paling berkuasa.  Pengikut-pengikut Krisus tidak dapat maju dan bertumbuh kearah tingkat kesempurnaan pria dan wanita di dalam Yesus Kristus kecuali mereka secara pribadi adalah pekerja-pekerja.”  15MR 129; # 244828.
—     “Anggota-anggota jemaat harus mendapat lebih banyak dorongan untuk memikul tanggung jawab. . . . Biarlah lebih sedikit khotbah-khotbah dan lebih banyak usaha pribadi yang ulet.”   RH, January 19, 1897;  # 168276.

UPMJK DIRANCANG SEBAGAI METODE UTAMA MENYELESAIKAN PEKERJAAN TUHAN DI DUNIA INI

10.     Menurut Yesus, apakah “pekerjaan Tuhan” itu?
—     Ketika Yesus sedang berusaha keras SECARA PERORANGAN untuk memenangkan hati seorang wanita Samaria (Yoh 4:27-42), murid-murid-Nya, yang baru saja kembali dari membeli makanan, menginterupsi UPMJK Yesus dengan menawarkan makan siang kepadaNya.  Yesus menampik interupsi mereka dan hal ini menjelaskan pengertianNya tentang “pekerjaan Tuhan.”
“Kata Yesus kepada mereka: ‘MakananKu ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan MENYELESAIKAN PEKERJAANNYA.’” Yoh 4:34.
—     Kemudian Yesus meneruskan ucapanNya dengan berkata:
“Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.” Yoh 4:35-36.
—     Jadi, sesuai apa yang dimengerti oleh Yesus, pekerjaan Tuhan adalah UPMJK seperti yang sedang ia lakukan terhadap wanita Samaria di sumur Yakub itu.  Menyelesaikan pekerjaan Tuhan artinya menuai jiwa-jiwa yang sudah matang untuk kerajaan surga.
—     Komentar Roh Nubuatan tentang peristiwa ini adalah sbb:
“Kehidupan Juruselamat di dunia ini bukanlah satu kehidupan berfoya-foya dan pemuasan diri sendiri, tapi Ia bekerja keras dengan usaha yang tekun, serius, dan tak kenal lelah untuk keselamatan manusia yang sudah sesat. . . . Ini adalah SATU-SATUNYA tujuan agung kehidupan-Nya.  SEGALA SESUATU YANG LAIN ADALAH NOMOR DUA DAN PENUNJANG SAJA.  Makanan dan minumanNya adalah melakukan kehendak Allah dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.” SC 78; # 104313.
11.     Menurut Roh Nubuatan, bagaimana caranya pekerjaan Tuhan diselesaikan?
—     “Bagaimanakah caranya pekerjaan besar pekabaran tiga malaikat dapat diselesaikan? [Pekerjaan] itu harus diselesaikan TERUTAMA dengan cara upaya perorangan yang ulet, dengan mengunjungi orang-orang di rumah-rumah mereka.”  HS 149,150; # 46015.
—     “Tuhan ingin agar firman rahmatNya dibawa kepada setiap orang.  Untuk melaksanakan hal ini TERUTAMA harus dengan upaya perorangan.  Ini adalah metode Kristus.  PekerjaanNya TERUTAMA dilakukan dengan cara percakapan perorangan.”  WM 60,61; # 68056.
—     “Kristus memilih beberapa orang lalu mengajak mereka mengikuti Dia.  Kemudian mereka pergi mencari sanak keluarga dan kenalan-kenalan serta membawanya kepada Kristus.  INILAH CARANYA KITA HARUS BEKERJA.  Beberapa jiwa yang diteguhkan di dalam kebenaran akan seperti murid-murid pertama menjadi pekerja untuk orang lain.”  RH, December 8, 1885;  # 160854.
—     “Dari awal mula pelayanan umum sampai dengan doaNya yang terakhir bagi murid-muridNya, Yesus terus menerus mengingatkan mereka bahwa mereka harus menjadi satu denganNya dalam pekerjaanNya memulihkan dunia dari perhambaan dosa dan kekuasaan Setan.  Ketika Ia mengirim yang dua belas dan kemudian tujuh puluh untuk mengumandangkan kerajaan Allah, Ia sedang mengajar mereka kewajiban membagikan kepada orang lain apa yang telah Ia beritahukan kepada mereka.  Di dalam semua pekerjaanNya, Ia sedang mengajarkan jemaatNya usaha perorangan, untuk diteruskan sementara jumlah mereka bertambah, dan akhirnya mencapai ujung-ujung bumi.”   ST, 7 Maret 1892; # 195054

Perbedaan antara ceramah umum dan UPMJK dalam menyelesaikan pekerjaan Tuhan
—     “Ceramah-ceramah umum telah dibuat dan berhasil baik.  Ada yang telah menyambut dan menerima kebenaran, tetapi betapa sedikit mereka ini.  Tuhan ingin agar kebenaran datang dekat kepada publik, dan pekerjaan ini hanya dapat dilakukan dengan usaha perorangan.”  Letter 95, 1896; # 29322.

Keterangan:    Dengan menggunakan Ceramah Umum Alkitab sebagai metode utama maka prinsip pertumbuhan jemaat disebut “prinsip penambahan jumlah.”  Dengan menggunakan UPMJK sebagai metode utama maka prinsip pertumbuhan jemaat disebut “prinsip penggandaan.”  [Hadidian, Discipleship, 36-43; Walter A. Henrichsen, Disciples Are Made–Not Born (Wheaton, ILL: Victor, 1974), 140-143].

Sebagai contoh, seorang evangelis memenangkan 365,000 orang kepada Kristus setiap tahun sementara seorang pengamal UPMJK hanya memenangkan satu jiwa setiap tahun.  Perbedaan antara kedua prinsip di atas ini adalah sbb:

Tahun           Ceramah Umum                              UPMJK
1                         365,000                                  2
2                         730,000                                  4
10                      3,650,000                            1,024
19                      6,935,000                         524,288
20                      7,300,000                      1,048,576
25                      9,125,000                    33,554,432
26                     9,490,000                  67,108,864
27                      9,855,000                  134,217,728
184                 67,160,000

—     Gambaran di atas ini menunjukkan bahwa pada tahap awal, pertumbuhan jemaat melalui UPMJK jauh lebih lambat dari pada Ceramah Umum.  Namun demikian, pada tahun ke 26, UPMJK mampu mencapai jumlah yang oleh Ceramah Umum akan mampu mencapainya pada tahun ke 184.
—     Karenanya nasihat Tuhan adalah :  “Setiap tambahan [anggota] kepada gereja harus menjadi satu lagi agen untuk menyebarluaskan rencana penebusan.” 7T221; # 120498.   “Satu jiwa, yang dimenangkan kepada Juruselamat, akan menjadi alat untuk memenangkan orang-orang lain. . .”  GW 377; # 38295.  “Satu jiwa yang dimenangkan akan memenangkan orang-orang lain dan demikianlah caranya pekerjaan di jalankan.”  3MR 110;  # 228078.
12.    Apakah nasihat Tuhan tentang persyaratan yang harus dipenuhi lebih dahulu agar sebuah ceramah umum sudah bisa dibuat?
—     “Kalau separuh dari waktu yang biasanya dipakai untuk ceramah umum telah diberikan untuk mengajar dari rumah ke rumah sehingga orang-orang mengenal kesungguh-sungguhan beragama dari pekerja-pekerja dan mengenal alasan iman mereka maka itu akan jauh lebih baik.  SESUDAH PEKERJAAN INI DILAKSANAKAN maka sudah dapat ditentukan apakah usaha yang lebih besar dapat dianjurkan.”  Ev 445; # 29321.
13.    Apakah petunjuk Tuhan tentang keunggulan UPMJK melebihi ceramah umum?
—     “Kalau setengah dari waktu yang digunakan untuk berkhotbah telah diberikan untuk usaha dari rumah ke rumah maka hasil yang menyenangkan sudah dapat terlihat.  Besarlah kebaikan yang dapat dihasilkan karena pekerja-pekerja dapat mendekat kepada publik.  Waktu yang digunakan pada perkunjungan keluarga-keluarga secara diam-diam, dan percakapan dengan Allah dalam doa, menyanyikan pujianNya, menerangkan FirmanNya, akan sering menghasilkan yang lebih baik dari pada satu ceramah umum.  Banyak kali pikiran dikesankan dengan kuasa sepuluh kali ganda oleh himbauan pribadi dari pada jenis usaha lainnya.  Letter 95, 1896;  Ev 463, 464;  # 29390.
14.    Apa hasilnya apabila mengurangi ceramah-ceramah umum Alkitab dan memperbanyak UPMJK?
—     “Kalau separuh dari kegiatan berceramah ditiadakan dan diganti dengan melipat ganda jumlah usaha perorangan yang diberikan kepada jiwa-jiwa dirumah-rumah dan di kumpulan-kumpulan maka hasil yang mengejutkan akan terlihat.”  1MR 14; # 225016.
—     “Kalau setengah dari waktu yang digunakan berceramah telah diberikan untuk usaha dari rumah ke rumah, hasil-hasil yang diinginkan akan terlihat. . . . Waktu yang digunakan untuk mengunjungi keluarga-keluarga, . . . akan lebih banyak menghasilkan kebaikan dari pada ceramah umum.”  1MR 13; # 225012
15.    Apakah dampak negatif ceramah umum?
—     “Agama pribadi mencapai standar yang rendah karena lebih banyak berkhotbah [ceramah] dari pada usaha perorangan untuk menuntun jiwa-jiwa manusia oleh ajaran-ajaran yang saksama.”  1MR 14;  # 225019.
16.     Mengapa setiap anggota jemaat perlu terlibat UPMJK?
—     “Pekerjaan Allah di bumi ini tidak pernah akan dapat diselesaikan sampai pria wanita anggota gereja kita bergotong royong pada pekerjaan, menyatukan usaha-usaha mereka dengan pendeta-pendeta dan pemimpin-pemimpin gereja.”  AU Gleaner, November 4, 1908; # 142135.
—     “Kita harus menjadi pekerja bersama Allah, karena Ia tidak akan menyelesaikan pekerjaanNya tanpa kerja sama Manusia.”  ST, January 12, 1891;  # 194670.
17.     Bagaimana program Tuhan menyelesaikan pekerjaanNya di dunia ini?

Program Tuhan untuk menyelesaikan pekerjaanNya di dunia ini terdiri dari “3 PROSES SEBAB DAN AKIBAT”

PROSES I:    Ketika “sebagian besar” umat Advent menjalankan UPMJK maka tabiat mereka semakin bertumbuh menjadi seperti Yesus sehingga kuasa Roh Suci “hujan akhir” dicurahkan.
—     “Setiap jiwa yang sungguh-sungguh bertobat akan sangat berkemauan keras untuk membawa orang-orang lain dari kegelapan kesalahan kepada terang ajaib kebenaran Kristus.  Kecurahan besar Roh Allah . . . tidak akan datang sampai kita memiliki umat . . . yang mengetahui melalui pengalaman apa artinya menjadi pekerja bersama Allah.  Apabila kita memiliki penyerahan penuh dan sungguh-sungguh untuk pelayanan Kristus maka Allah akan menghargai fakta itu dengan kecurahan RohNya tanpa batas, tetapi hal ini tidak akan terjadi sementara bagian terbesar jemaat bukanlah pekerja bersama Allah.  Allah tidak akan mencurahkan RohNya . . . apabila ada perasaan yang kalau di ungkapkan dengan kata-kata akan memperlihatkan jawaban Kain, “Akukah penunggu adikku?”  RH, July 21, 1896;  # 167806.

17.1        Contoh penyelesaian pekerjaan Tuhan periode “hujan awal” pada zaman orang Kristen mula-mula (# 30251):
—     “Murid-murid tidak minta berkat untuk diri mereka sendiri.  Mereka diberati dengan beban akan jiwa-jiwa.  Injil harus dibawa ke ujung bumi dan mereka menuntut karunia kuasa itu yang dijanjikan Kristus.  Pada saat itulah Roh Suci di curahkan dan ribuan orang bertobat dalam sehari.”  ST, February 17, 1914;  # 143017.
—     “Oleh kerjasama Roh ilahi para rasul mengerjakan satu pekerjaan yang menggoncang dunia.  Injil dibawa kepada setiap bangsa hanya dalam satu generasi.”  Ev 706;  # 30269.

PROSES II:     Ketika kuasa Roh Suci hujan akhir dicurahkan maka Roh Suci sendirilah yang berperan agresif mengendalikan pekerjaan Tuhan di tanganNya dan injil pekabaran 3 malaikat tersebar bagai api dalam sekam ke seluruh dunia.
—     “Allah akan menggunakan cara dan alat sedemikan rupa sehingga terlihat bahwa Ia sendiri yang sedang memegang kendali di tanganNya.”  TM 300;  # 211184.   “Hati orang-orang diyakinkan oleh kuasa Roh Suci dan semangat pertobatan sejati menjadi kenyataan.”  9T126; #  9310.
—     “Apabila kuasa ilahi digabung dengan usaha manusia maka pekerjaan akan tersebar bagaikan api dalam sekam.”  1SM118;  # 50485.
—     “Selama seruan nyaring [HUJAN AKHIR], gereja, ditolong oleh kuasa pengantaraan yang disediakan oleh TuhanNya, akan menyebarkan dengan limpah pengetahuan tentang keselamatan sehingga terang itu akan disampaikan ke setiap kota besar dan kecil.”  Ev 694;  # 30222.

17.2        Contoh peran agresif Roh Suci pada periode hujan awal:
Kis 8:26-40  — Roh Suci mengutus secara mujizat agen-agen UPMJK.  Filipus, yang sedang menunaikan UPMJK di wilayah Samaria, dibawa secara gaib oleh Roh Suci ke bagian Selatan Palestina untuk memenangkan seorang pembesar kerajaan Etiopia dan setelah berhasil maka ia diraibkan Tuhan ke Asdod dalam waktu yang sangat singkat.

Janji Tuhan:  “Kecurahan Rohulkudus pada zaman rasul-rasul adalah hujan awal dan sungguh besarlah hasilnya.  Tetapi hujan akhir akan lebih limpah.”  Ev 701; # 30251.

17.3     Caranya Roh Suci berperan agresif memegang kendali pekerjaan Tuhan ditanganNya pada periode hujan akhir:
1)     Jurukabar-jurukabar dimampukan oleh urapan Roh Suci melebihi latihan pada institusi-institusi
—      “Demikianlah pekabaran tiga malaekat dikumandangkan . . .  Jurukabar-jurukabar akan dimampukan oleh urapan Rohulkudus melebihi latihan yang didapat pada institusi-institusi.  Orang-orang yang mengandalkan iman dan doa akan didesak untuk maju dengan semangat kudus, memberitakan firman yang Allah berikan.”  GC 606; # 43883.
2)     Roh Suci mendesak pengamal UPMJK kesana kemari sambil memendam pekabaran bagaikan bara dalam tulang.  Mereka dipenuhi dengan semangat yang berkobar-kobar untuk memenangkan jiwa
—     “Banyak . . . akan terlihat bersegera kesana kemari, didesak oleh roh Allah menyampaikan terang kepada orang lain.  Kebenaran yaitu firman Allah bagaikan bara dalam tulang menggerakan mereka dengan keinginan yang menyala-nyala untuk menerangi mereka yang berada dalam kegelapan.” RH, July 23, 1895;  # 167226.
3)     Roh Suci menggunakan anak-anak, orang-orang yang tidak melewati bangku pendidikan, dan semua yang menyerah pada desakanNya
—     “Banyak, bahkan diantara mereka yang tidak melewati bangku pendidikan, kini mengumandangkan firman Tuhan.  Anak-anak didesak oleh Roh Kudus untuk pergi dan mengumandangkan pekabaran dari surga.”  RH, July 23, 1895;  # 167226.   “Ratusan bahkan ribuan terlihat mengunjungi keluarga-keluarga dan membuka firman Allah.”  9T126;  # 122181.   “Rohulkudus dituangkan atas semua orang yang menyerah pada desakanNya.”  RH, July 23, 1895;  # 167226.
4)     Perlengkapan dan metode-metode kerja buatan manusia dibuang tapi justru berbondong-bondong orang datang menerima kebenaran
—      “Rohulkudus dituangkan atas semua orang yang menyerah pada desakanNya dan sambil membuang semua perlengkapan, kebiasaan, dan metode-metode manusia, mereka mengumandangkan kebenaran dengan kuat kuasa Rohulkudus.  Berbondong-bondong orang menerima iman dan bergabung dengan laskar Tuhan.”  RH, July 23, 1895;  # 167226.
5)     Roh Suci menggunakan cara yang bertentangan dengan setiap rencana kerja buatan manusia
—     “Saya ingin memberitahukan kepada anda bahwa Tuhan, pada pekerjaan terakhir ini, akan bekerja dalam cara yang sangat tidak seperti biasanya dan di dalam cara yang bertentangan dengan setiap rencana kerja buatan manusia.”  TM 300; # 211184.
6)     Roh Suci menggunakan mujizat-mujizat melalui pengamal-pengamal UPMJK untuk meyakinkan orang banyak
—     “Hamba-hamba Allah dengan wajah-wajah yang diterangi dan bercahaya dengan penyerahan kudus akan bersegera dari satu tempat ke tempat yang lain memberitakan pekabaran surga.  Dengan ribuan suara diatas muka bumi amaran dikumandangkan.  Mujizat-mujizat dibuat, yang sakit disembuhkan, tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban menyertai orang-orang percaya.”   Ev 701,702;  # 30248.
7)     Roh Suci menggunakan malaikat-malaikat
—     “Allah akan menggunakan agen-agen yang asal usulnya tidak dapat diketahui oleh manusia.  Malaikat-malaikat akan mengerjakan pekerjaan yang sebenarnya merupakan berkat bagi manusia kalau saja mereka tidak lalai menjawab panggilan Allah.”  1SM118; # 50485.

PROSES III:     Ketika injil tersebar ke seluruh dunia, persyaratan kedatangan Kristus ke dua kali dipenuhi dan Kristus datang untuk menggenapi janjiNya dalam Mat 24:14.
—     “Apabila mereka yang mengaku memiliki pengalaman hidup pada perkara-perkara Allah, dalam rangka menggenapi amanat injil, menunaikan tugas yang ditunjuk kepada mereka di ladang-ladang yang membutuhkan, baik di lingkungan sendiri maupun di tanah seberang, maka seluruh dunia akan segera teramarkan, dan Tuhan Yesus akan datang ke dunia ini dengan kuasa dan kemuliaan yang besar.  ‘Injil kerajaan ini akan dikumandangkan ke seluruh dunia menjadi kesaksian bagi segala bangsa; dan sesudah itu kesudahan tiba.’”  RH, March 24, 1910; # 181250
—     “Kalau saja orang-orang advent . . . telah memegang teguh iman mereka . . . menerima pekabaran tiga malaikat dan di dalam kuasa Roh Suci mengumandangkannya ke dunia, [maka] mereka sudah menyaksikan keselamatan dari Allah, Tuhan telah bekerja dengan penuh kuasa atas usaha-usaha mereka, pekerjaan sudah dapat diselesaikan, dan Kristus sudah datang sebelum ini [1883] untuk menerima umatNya bagi pahala mereka.”  Manuscript 4, 1883;  Ev 695,696;  # 30229.
18.     Apakah hasil evaluasi Tuhan tentang UPMJK di dalam jemaat MAHK?
—     “Pada penglihatan terakhir yang diberikan kepada saya ditunjukkan bahwa kita tidak melakukan seperduapuluh dari pekerjaan yang seharusnya kita lakukan dalam menyelamatkan jiwa-jiwa. . . . Usaha-usaha umum sudah dibuat tetapi kita gagal berusaha di bidang perorangan.”   The True Missionary , January 1, 1874;  # 205747.    Tahun 1876, 1881, dan 1885 EGW menulis gagasan yang sama.
—     “Banyak yang terhitung sebagai orang percaya [MAHK] tetapi dalam iman dan prinsip, mereka tidak benar-benar seperti orang percaya. . . . Bagaimana kalau jiwa-jiwa yang ada disekeliling mereka binasa di dalam dosa?  Hal ini tidak begitu penting dibanding harta duniawi mereka. . . . mereka tidak ada waktu untuk usaha menyelamatkan.  Dalam membuat rencana untuk mendapat keuntungan duniawi mereka terbukti mahir dan mampu tetapi kemampuan berharga ini tidak digunakan untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.” 5T258, 259 ; # 116795.
—     “Ada yang mengaku telah mengenal Kristus seumur hidup namun tidak pernah membuat usaha perorangan untuk mendorong satu jiwapun kepada Juruselamat. . . . Sangat banyak yang mencari maaf untuk tidak tertarik kepada keselamatan mereka yang di luar Kristus dan merasa puas dengan menikmati sendiri keuntungan-keuntungan rahmat Allah sementara mereka tidak membuat usaha perorangan untuk membawa orang-orang lain kepada Kristus.” RH, January 21, 1873;  # 156070.
19.     Menurut Alkitab, apa yang sangat diharapkan Allah dari umat-umatNya?
—     2 Petrus 3:10-12  —  “Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri.  Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.  Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa sucinya dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah.”
20.     Apakah pesan Tuhan tentang mempercepat kedatangan Kristus ke dua kali?
—     “Kristus mengatakan kepada kita kapan hari itu [kedatangan Kristus untuk menghakimi dunia] akan didatangkan.  Ia tidak katakan bahwa seluruh dunia akan ditobatkan, tapi ‘injil kerajaan akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi segala bangsa dan sesudah itu kesudahan tiba.’  Dengan memberitakan injil ke seluruh dunia terletak kekuatan kita mempercepat kembalinya Tuhan kita.  Kita tidak hanya harus menunggu-nunggu tapi mempercepat kedatangan hari Allah itu.  2 Peter 3:12, margin.  Kalau saja jemaat Kristus telah menyelesaikan tugas yang ditentukan sebagaimana petunjuk Tuhan, seluruh dunia sebelum ini [1898] sudah dapat diamarkan dan Tuhan Yesus sudah dapat datang ke dunia kita ini dalam kuasa dan kemuliaan yang besar.”  DA 633, 634; # 25252.
—     “KerajaanNya tidak akan datang sampai kabar baik rahmatNya telah disampaikan keseluruh dunia.”  MB 108;  # 132591.
C        “Kalau saja orang-orang advent . . . telah memegang teguh iman mereka . . . menerima pekabaran tiga malaikat dan di dalam kuasa Roh Suci mengumandangkannya ke dunia, [maka] mereka sudah menyaksikan keselamatan dari Allah, Tuhan telah bekerja dengan penuh kuasa atas usaha-usaha mereka, pekerjaan sudah dapat diselesaikan, dan Kristus sudah datang sebelum ini [1883] untuk menerima umatNya bagi pahala mereka.”  Manuscript 4, 1883;  Ev 695,696;  # 30229.
*Ellen G. White mengemukakan opini yang sama pada 1884, 1896, 1898, 1905, 1909, 1910, 1911.
21.     Apakah kerinduan Allah bagi orang-orang Advent?
—     “Bukanlah kehendak Allah orang Israel harus mengembara 40 tahun di padang gurun; . . . Demikian juga bukanlah kehendak Allah bahwa kedatangan Kristus harus ditunda begitu lama dan umatNya harus tinggal lagi bertahun-tahun di dunia yang berdosa dan sengsara ini.”  4SP292;  # 101048.
22.     Apakah keharusan bagi setiap orang Advent menurut pesan Tuhan?
—     ”Kita tidak hanya harus menunggu-nunggu tetapi mempercepat kedatangan hari Allah.”   DA  633, 634;  # 25252.
23.     Apa yang harus ditanyakan diantara sama sendiri oleh setiap orang Advent sesuai keinginan Tuhan?
—     ”Kita sudah lama mengharapkan dan menunggu-nunggu kedatangan Tuhan tetapi apakah kita sedang berusaha sekuat tenaga mempercepat kedatanganNya.”  RH, May 16, 1893;  # 165882.
24.     Apakah petunjuk Tuhan tentang cara mempercepat kedatangan Yesus?
—     “Ketika kita memberikan diri kita sendiri kepada Allah dan memenangkan jiwa-jiwa kepadaNya kita mempercepat kedatanganNya.” MB 108,109;  # 132591.

Catatan:
1)     E.G.White mengulang-ulang konsep tentang “mempercepat kedatangan Yesus”: 1886 (# 230914), 1888 (# 140790), 1893 (# 243805), 1896 (# 132591), 1897 (# 270098), 1898 (# 25252), 1900 (# 6024), 1901 (# 119743), 1902 (# 173562), 1903 (# 201668), 1904 (# 30234), 1907 (# 178619), 1911 (# 1717), 1912 (# 183426), 1913 (# 20594).
2)     E.G.White mengulang-ulangi konsep bahwa “Yesus bisa datang sebelum tahun tertentu”: 1883 (# 30229), 1884 (# 101047), 1888 (# 41466), 1896 (# 167968), 1898 (# 84300), 1899 (# 170935), 1900 (# 30224), 1901 (# 119658), 1903 (# 175313), 1904 (# 121101), 1907 (# 178951), 1908 (# 152553), 1911 (# 43448).
3)     E.G.White mengulang-ulangi keyakinannya bahwa “apabila persyaratan digenapi maka Yesus akan datang pada zamannya”: 1883 (# 84238), 1856 (# 49703), 1872 (# 49704), 1876 (# 49705), 1885 (# 49707), 1888 (# 49708).

CARA MENGAMALKAN UPMJK

25.     Bagaimana cara atau langkah-langkah untuk mengamalkan UPMJK

Langkah I:  Ikrarkan kepada Tuhan setiap pagi “komitmen UPMJK” anda.

Komitmen UPMJK:

Komitmen 1     SAYA MENGAKUI DAN MENERIMA AKAN KENYATAAN BAHWA UPMJK ADALAH KEWAJIBAN PRIBADI SAYA KEPADA TUHAN

Dasar Alkitab dan Roh Nubuatan tentang kebenaran komitmen I ini
—     Mat 4:19  –   “Yesus berkata kepada mereka: ‘Mari, ikutlah Aku, dan KAMU AKAN KUJADIKAN PENJALA MANUSIA.’” [Markus 1:17; Luk 5:10].
—     “Setiap orang harus menyadari bahwa ia berada di bawah satu kewajiban kepada Allah untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  GCDB March 20, 1891; # 148252.
—     “Setiap murid Kristus yang sejati HARUS memenangkan jiwa-jiwa kepada Yesus Kristus.”  ST, January 10, 1895; # 196511.
—     “Allah menuntut agar setiap jiwa yang tau kebenaran harus berusaha memenangkan orang-orang lain untuk mengasihi akan kebenaran.  Kalau kita tidak rela membuat pengorbanan-pengorbanan khusus untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang sedang binasa, bagaimana mungkin kita dianggap layak masuk ke kota Allah?” 9T103;  #  9141.
—     “Pada setiap pekerjaan atas mana umat Allah meletakkan tangan mereka, penyelamatan jiwa-jiwa haruslah dijadikan yang paling penting.”  The Health Food Ministry 69, 70; # 44388.
—     “Menyelamatkan jiwa-jiwa haruslah menjadi pekerjaan seumur hidup dari setiap orang yang mengakui Kristus.”  ChS 10; # 9153.
—     “Semua yang dihubungkan dengan Allah akan dipenuhi dengan RohNya. . . . Mereka tidak pernah akan menghentikan usaha-usaha mereka memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.  Inilah pekerjaan bagi semua yang mengaku percaya Yesus. . . .  Melalaikan pekerjaan ini berarti menyakiti Yehovah, mendukakan Roh Suci, dan membuktikan ketidaksetiaan kepada Kristus”  RH, July 18, 1899; # 170567.
–     “Mereka yang telah mengambil bagian dalam upacara kudus baptisan . . . . telah mengikrarkan diri bekerja sungguh-sungguh untuk penyelamatan orang-orang berdosa.”  6MR166; # 232838

“Menjala manusia” merupakan keharusan bagi setiap orang yang datang bergabung menjadi anggota jemaat MAHK
—     “Setiap tambahan [anggota] kepada gereja harus menjadi satu lagi agen untuk menyebarluaskan rencana penebusan.”  7T221; # 120498.
—     “Satu jiwa, yang dimenangkan kepada Juruselamat, akan menjadi alat untuk memenangkan orang-orang    lain. . .”  GW 377; # 38295.
—     “Satu jiwa yang dimenangkan akan memenangkan orang-orang lain dan demikianlah caranya pekerjaan dijalankan.”  3MR 110;  # 228078.

Bagaimana caranya setiap pengikut Yesus menjala manusia?
—     “Melalui beberapa murid yang pertama ini, fondasi gereja Kristen diletakkan dengan cara usaha perorangan. . . . Ini adalah satu pelajaran berupa instruksi untuk semua pengikut-pengikut Kristus.  Ini mengajarkan mereka tentang pentingnya usaha perorangan untuk membujuk langsung keluarga-keluarga, sahabat-sahabat, dan kenalan-kenalan.”  RH, January 21, 1873; # 156070.
—     “Kristus memilih beberapa orang lalu mengajak mereka mengikuti Dia.  Kemudian mereka pergi mencari sanak keluarga dan kenalan-kenalan serta membawanya kepada Kristus.  INILAH CARANYA KITA HARUS BEKERJA.  Beberapa jiwa yang diteguhkan di dalam kebenaran akan seperti murid-murid pertama menjadi pekerja untuk orang lain.”   RH, December 8, 1885; # 160854.

Cara mengevaluasi kesetiaan kita pada tugas “menjala manusia” ini:
—     “Sudahkah anda setia pada tugas yang ditentukan bagimu, melakukan semampu kekuatanmu memenangkan orang-orang lain kepada kebenaran?  Berapa banyak orang telah dibawa kepada salib Kristus melalui usaha-usaha pribadimu?”  RH, January 20, 1885; # 160248.

Komitmen 2:     SAYA MENGAKUI DAN MENERIMA AKAN KENYATAAN BAHWA SAYA MAMPU MENUNAIKAN UPMJK KARENA YANG MEMAMPUKAN ADALAH TUHAN SENDIRI

Dasar Roh Nubuatan tentang kebenaran komitmen II ini
—     “Setiap orang mempunyai talenta-talenta berharga untuk digunakan dalam memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  RH, August 22, 1899; # 170717.   “Pekerja yang rendah hati, kalau hatinya dipenuhi roh Kristus, mampu memenangkan jiwa-jiwa kepadaNya.” RH, January 18, 1912; # 182849.  “Tetapi [UPMJK] itu  mampu dilakukan oleh jiwa yang bertobat, rendah hati, dan dipenuhi Roh Allah.”  ST, December 20, 1899; # 164181.
—     “Banyak yang mengemukakan maaf untuk usaha Kristen [penarikan jiwa] dengan alasan tidak mampu melakukan pekerjaan itu.  Tapi apakah Allah membuat mereka tidak mampu?  Tidak, tidak pernah.  Ketidakmampuan ini dihasilkan oleh ketidakbergairahan mereka dan dilestarikan oleh kesengajaan pilihan mereka. . .”  COL 365; # 5756
—     “Banyak yang tidak tau bagaimana memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus karena mereka tidak pernah berusaha mempelajarinya.”  RH, May 1, 1883; # 159000.

Cara Allah memampukan kita memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus:
1)     Allah (a) menuntun kita kepada suasana hubungan yang akrab dengan orang-orang,( b) menuntun kita kepada mereka yang berminat akan kebenaran, dan (c) Allah menciptakan situasi sedemikian rupa sehingga cocok dengan kemampuan kita.
—     “Kalau pengajar-pengajar FirmanNya berkemauan maka Tuhan akan menuntun mereka ke dalam hubungan yang akrab dengan orang-orang.  Ia akan menuntun mereka ke rumah-rumah yang membutuhkan dan merindukan kebenaran, mengantar mereka ke dalam situasi yang cocok dengan talenta-talenta mereka.”  Letter 95, 1896; # 138667.
2)     Yesus akan memimpin dan masuk dengan mereka ke rumah-rumah sambil mengesankan mereka dengan kata-kata untuk diucapkan, bahkan menempatkan perkataan-perkataanNya pada bibir mereka sehingga meyakinkan hati pendengar
—     “Dalam memilih pria dan wanita untuk melayani pekerjaanNya, Allah tidak menanyakan apakah mereka memiliki pengetahuan, kefasihan, atau kekayaan duniawi.  Yang Ia tanyakan: ‘Apakah mereka berjalan dalam kerendahan hati sedemikian rupa sehingga Saya dapat mengajarkan jalan Saya kepada mereka?  Dapatkah Saya menempatkan perkataan-perkataan Saya pada bibir mereka?  Akankah mereka mewakili Saya?’” 7T144; # 120227
—     “Hendaklah pekerja-pekerja Allah . . . datang dekat kepada sasaran untuk dimenangkan.  Kalau mereka bekerja sama dengan Allah seperti itu, Ia akan memenuhi mereka dengan kuasa rohani.  Kristus akan memimpin dalam pekerjaan, masuk dengan mereka ke rumah-rumah dan memberikan kata-kata untuk diucapkan yang akan meresap ke dalam hati pendengar.  Roh Suci akan membuka hati dan pikiran untuk menerima terang yang datang dari sumber segala terang.”  RH, December 29, 1904; # 176375.
—     “Apabila usaha para pekerja didorong oleh pengabdian kepada Allah dan kerinduan melihat jiwa-jiwa diselamatkan dalam kerajaanNya, Tuhan akan mengesankan mereka dengan kata-kata untuk diucapkan yang akan mewakili rahmat dan kasihNya, dan melalui pertolongan Roh Suci, jiwa-jiwa akan diyakinkan dan ditobatkan.”  RH, September 9, 1909; # 180757.
3)     Allah menggenapi janjiNya yaitu dengan menambahkan lagi kepada kita karunia-karunia rohani yang dibutuhkan dalam proses memenangkan jiwa-jiwa
—     “Tidak semua karunia [rohani] dibahagikan kepada orang-orang percaya, tapi kepada setiap pelayan Tuhan beberapa pemberian Roh dijanjikan sesuai kebutuhannya dalam pekerjaan Tuhan.”  ST, March 8, 1910; # 203353
—     “Tetapi pemberian-pemberian Roh dijanjikan kepada setiap orang percaya sesuai kebutuhannya untuk pekerjaan Tuhan.”  DA 823; # 25900.
4)     Bila digunakan dengan setia, Allah meningkatkan kemampuan-kemampuan itu secara kwalitatif dan kwantitatif
—             “Tetapi apabila mereka akan menggunakan kemampuan yang diberikan kepada mereka, talenta-talenta mereka dilipatgandakan.  Dengan penggunaan yang setia akan talenta-talenta itu sehingga menjadi berlipat ganda.  Ketika kita menggunakan semestinya kesempatan-kesempatan yang Allah berikan kepada kita, maka Ia meningkatkan kemampuan-kemampuan kita untuk melayani.”  CT 234; # 20297.
—     “Satu talenta anda yang dikembangkan akan memperoleh talenta yang lain, dan dua talenta itu akan menarik dua lagi yang lain [kwantitas].  Dengan menunaikan kewajiban anda dengan setia, anda akan memperoleh pertambahan kemampuan, kebijaksanaan, pengetahuan, dan pengalaman [kwalitas].”  RH, August 28, 1900; # 171757
5)     Allah menggenapi janjiNya dengan memunculkan metode-metode baru dengan sendirinya dalam pikiran anda saat menjalankan UPMJK.
—     “Anda harus berkunjung dari rumah ke rumah sebagai pelayan-pelayan rahmat Kristus yang setia.  Ketika anda bekerja, menyiapkan, dan merencanakan, metode-metode baru akan terus menerus muncul dengan sendirinya dalam pikiranmu, dan dengan menggunakannya, kemampuan intelekmu bertambah.”  RH, June 11, 1895; # 167150.

Komitmen 3:     SAYA MENGAKUI DAN MENERIMA AKAN KENYATAAN BAHWA PERISTIWA BERDARAH 3G YANG DIALAMI YESUS MENDORONG SAYA MENUNAIKAN UPMJK

Dasar Roh Nubuatan tentang kebenaran komitmen III ini
—     “Saat kita mulai mengerti betapa suatu pengorbanan apa yang telah dibuat Kristus agar dapat menyelamatkan dunia yang sedang binasa, maka akan terlihat suatu perjuangan keras untuk menyelamatkan jiwa-jiwa.”  9T125,126; # 122180.
—     “Ia yang telah diubahkan kepada keserupaan dengan Kristus, . . . [akan] menggunakan setiap kemampuan dalam usaha memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.  Pengorbanan yang dibuat di salib Kalvari adalah motif yang mengilhami dia membuat usaha-usaha yang tak kenal lelah dan menunjukkan semangat yang tak kunjung padam.  Tekadnya adalah “Saya tidak akan gagal ataupun kecewa.”  RH, November 21, 1907; # 179237.
—     “Lebih dekat seseorang datang kepada Yesus, lebih kurang ia menghargai diri, dan lebih sungguh-sungguh ia bekerja bagi orang-orang lain seperti semangat Tuhan.”  HS 151; # 46024.

Contoh motif UPMJK E. G. White:
—     “Ketika saya merenungkan cawan itu bergetar di tangan Kristus, ketika saya menyadari bahwa Ia bisa saja menolak minum cawan dan membiarkan dunia binasa dalam dosanya, saya berikrar bahwa setiap energi dalam kehidupan saya akan dipasrahkan kepada Kristus agar saya dapat memenangkan jiwa-jiwa kepadaNya.”  GCB, June 6, 1909;    # 148104.

Contoh motif yang salah:
—     “Semua anggota jemaat harus dengan penuh semangat dan keinginan, berjuang bukan untuk mempertunjukkan siapa yang terpopuler dan bukan untuk upah yang tertinggi tapi untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  TM 320; # 124622.
—     “Ada pekerjaan untuk setiap orang di ladang anggur Tuhan.  Kita tidak harus memperjuangkan posisi yang akan memberikan kita kesenangan tertinggi atau upah terbesar.  Agama yang benar itu bebas dari mementingkan diri.  Semangat misionari adalah semangat pengorbanan pribadi.”  5 T 386; # 117187.
—     “Bukan uang atau kedudukan atau bangunan-bangunan yang mahal yang sangat esensial dalam pekerjaan Allah, bukan juga pencapaian-pencapaian yang memenangkan pujian manusia yang mengantar kepada kesia-siaan.”  The Ellen G. White 1888 Materials, 1675; # 264606.

Langkah II:  Amalkan sejumlah besar doa tertutup untuk sasaran UPMJK anda

—     “Usaha perorangan untuk orang-orang lain harus didahului oleh sejumlah besar doa tertutup (much secret prayer); karena menuntut kebijaksanaan yang besar untuk mengerti sains menyelamatkan jiwa-jiwa.”  COL 149; # 6250.
—     “Kita membaca dari firman Allah bahwa disebabkan oleh doa-doa dan usaha-usaha rasuli, Tuhan menambahkan ke dalam gereja setiap hari orang-orang yang akan diselamatkan.  Melakukan usaha-usaha yang sama sekarang akan menghasilkan hasil-hasil yang sama.”  RH, June 13, 1882;  # 158640.
—     “Bukan kefasihan berkata-kata dan bukan kekuatan argumen yang dapat menobatkan orang-orang berdosa.  Hanya Roh dan kuasa Allahlah yang dapat menanamkan kebenaran di dalam hati orang yang belum bertobat.”  3SP402; # 100251.   “Hanya agen Roh Suci Allah yang dapat menyentuh dan menaklukkan hati.”  4MR310; # 230320.   “Kita tidak cukup berkemauan untuk menyusahkan Tuhan dengan permohonan-permohonan kita, dan meminta pemberian Roh Suci.  Tuhan inginkan kita menyibukkan Dia dalam hal ini.  Ia inginkan kita mendesakkan permohonan kita ke takhtaNya.”  FE 537,538; # 34346.
—     “Pengetahuan tidak sangat penting, kejeniusan tidak sangat mendesak, kefasihan mungkin tidak memadai; tetapi DOA orang yang bertobat dan rendah hati didengar Allah, dan apabila Ia mendengar maka tidak ada ganjalan di atas bumi yang dapat merintangi.  Kuasa Allah menjadikan kita berhasil guna.”  Letter 35, June 27, 1878; # 131047.

Contoh tentang pentingnya doa UPMJK oleh Yesus Kristus:

MASA KANAK-KANAK YESUS
—     “Masa kanak-kanak Yesus, yang ditandai dengan kemiskinan, terbukti tidak ternoda oleh kebiasaan-kebiasaan palsu zaman yang jahat. . . . Pagi-pagi sekali banyak kali Ia berada di tempat terasing, bermeditasi, menyelidik Kitab-kitab Suci, atau berdoa.  Dengan suara bernyanyi Ia menyambut sinar pagi.  Dengan lagu-lagu syukur Ia menggembirakan jam-jam kerja dan membawa kesukaan sorgawi kepada yang berlelah dan menanggung berat.” MH 52; # 65281

MASA REMAJA YESUS
—     “Ketika Kristus semakin besar, kegiatan yang dimulaikan semasa kanak-kanakNya berlangsung terus dan Ia semakin bertumbuh dalam hikmat, dan perkenan Allah dan manusia.”  FE 402; # 33912
—     “Ia setia menunaikan tugas-tugas rumah dan pagi-pagi sekali gantinya waktu dibuang-buang di tempat tidur, Ia banyak kali berada di tempat terasing bermeditasi, menyelidiki Kitab-kitab Suci, dan berdoa.”  FE 402; # 33913

MASA DEWASA YESUS
—     “Sudah larut malam ketika orang banyak meninggalkan Yesus . . . . Hari yang panjang dan menegangkan berlalulah dan Yesus beristirahat.  Tetapi sementara kota masih tidur nyenyak, Juruselamat bangun ketika hari masih gelap . . . Ia pergi keluar, ke tempat yang sunyi dan berdoa disana.  Seperti inilah Yesus menggunakan hari-hari kehidupanNya di dunia ini.”  DA 259,260; # 23912
—     ”Ia memilih keheningan malam saat tidak ada gangguan.  Yesus dapat menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati.  Ia sendiri adalah sumber berkat dan kekuatan.  Ia bahkan memerintah topan dan taat padaNya.  Ia tidak ternoda oleh kejahatan, asing bagi dosa, namun demikian Ia berdoa, dan banyak kali dalam seruan nyaring dan air mata.”  DA 419, 420; # 35727
—     “Melangkah agak jauh [dari murid-murid], si Manusia Derita itu mencurahkan permohonanNya dengan seruan nyaring dan air mata. . . . Embun menebal pada sekujur tubuhnya yang tersungkur namun tidak dihiraukanNya.  Kegelapan malam menyelimuti Dia dengan pekatnya namun Ia tidak mengindahkannya. . . .  Ia banyak kali menggunakan waktu sepanjang malam berdoa di bukit-bukit.”  DA 419,420; # 24507

KEUNIKAN CARA BERDOA YESUS:

1) SuaraNya keras dan kedengaran
—     “Murid-murid Kristus sangat dikesankan oleh doa dan kebiasaanNya berkomunikasi dengan BapaNya.  Suatu kali sesudah terpisah beberapa saat dengan Tuhan, mereka temukan Dia sedang terlena di dalam doa.  Tidak menyadari akan kehadiran mereka, Ia terus berdoa dengan nyaring.  Hati murid-murid sangat terjamah.  Ketika Ia berhenti berdoa, mereka berseru, ‘Tuhan ajarkan kami berdoa.’”  COL 140; # 6213
2) Dengan seruan nyaring dan air mata
—     ”Kristus tidak memberikan pelayanan yang diukur-ukur.  Ia tidak mengukur pekerjaanNya dengan jumlah jam.  WaktuNya, hatiNya, jiwa dan kekuatanNya dipasrahkan untuk pekerjaan kepentingan manusia.  Melalui hari-hari yang melelahkan Ia bekerja, dan melalui malam-malam yang panjang Ia runduk di dalam doa untuk rahmat dan keuletan agar Ia dapat melakukan pekerjaan yang lebih besar.  Dengan seruan nyaring dan air mata Ia menyampaikan permohonan-permohonanNya ke sorga, agar kemanusiaanNya dapat dikuatkan, agar Ia dapat dikuatkan menghadapi musuh yang licik dengan segala tipu daya pekerjaannya, dan dikuatkan menggenapi misiNya untuk mengangkat kemanusiaan.  Kepada pekerja-pekerjaNya Ia berkata: ‘Saya telah memberikan contoh kepadamu agar kamu dapat melakukan seperti apa yang telah Saya lakukan.’”  GW 292,293; # 39533
3) Pemohon setiap malam bahkan sering melanjutkan permohonanNya sepanjang       malam
—     “Juruselamat kita menyamakan diri dengan kebutuhan dan kelemahan-kelemahan kita dan dalam keadaan demikian Ia menjadi seorang pemohon, pemohon tiap malam mencari persediaan-persediaan kekuatan segar dari BapaNya . . . . Ia sering melanjutkan permohonanNya sepanjang malam.  Ia adalah contoh kita.  Apabila Juruselamat . . . . merasa perlu akan doa, seharusnya lebih lagi manusia fana yang lemah dan berdosa . . . . yaitu doa yang sungguh-sungguh dan terus menerus.”  2T201,202; # 110829
—     “Masih sedikit yang meniru Yesus dalam doa yang sungguh-sungguh dan tekun.”  2T664; # 112038

Contoh tentang pentingnya doa UPMJK oleh E. G. White:
—     “Tetapi saya bertekad bahwa usaha-usaha saya harus tidak boleh berhenti sampai jiwa-jiwa yang berharga ini, . . . menyerahkan diri kepada Allah.  Beberapa malam penuh (entire nights) saya gunakan dalam doa yang sungguh-sungguh untuk mereka yang sedang saya usahakan dengan sungguh-sungguh ini.”  YI, November 3, 1908; # 210555.
—     “Pada setiap pertemuan kami, saya terus menerus memberi amaran dan berdoa untuk seorang kemudian untuk orang berikutnya sampai setiap orang akhirnya menyerahkan diri kepada Yesus sambil mengakui kebaikan kasihNya yang mengampuni.”  YI, November 3, 1908; # 210556

Langkah III:   RELA menginisyatifkan pendekatan UPMJK yang agresif sesuai providensia Tuhan
—     “Jemaat-jemaat kita harus dibangunkan untuk melaksanakan peperangan yang agresif. . . . Kita harus memburu dan memancing jiwa-jiwa.”  RH, March 1, 1906; # 177619.  “Kita tidak boleh hanya menunggu jiwa-jiwa yang datang kepada kita; kita harus cari mereka di tempat mereka berada. . . . Banyak orang tidak pernah akan terjangkau dengan injil kecuali itu diantarkan kepada mereka.”  COL 229; # 6489.
—     “Setiap jiwa, yang sungguh-sungguh bertobat, dilahirkan ke dalam kerajaan Allah [pada saat baptisan] sebagai seorang misionari.  Tertanam dalam hati orang-orang seperti ini suatu kerinduan dan semangat untuk mengembalikan banyak jiwa kepada kebenaran.  Mereka tidak akan menunggu jiwa-jiwa ini datang kepada mereka tapi mereka akan pergi mencari dan menyelamatkan yang hilang.  Mereka paham, lewat pengalaman mereka sendiri dan melalui Roh Allah, tentang bagaimana menjangkau orang-orang.  Mereka tau bagaimana jadi sabar dan pada segala waktu menyatakan kerendahan hati dan kelembutan Kristus. . . . Mereka bukan sekedar mitra kerja yang pasif (silent partners), tetapi mitra kerja Allah [yang agresif].”  ST, November 30, 1891; # 194929.

26.     Tips untuk pendekatan UPMJK yang agresif:
1)     Pilih teman yang terdekat (suami, istri, teman diskusi, teman akrab) untuk menjadi “tim dua.”  “Tim dua” ini harus bergabung dengan salah satu kelompok UPMJK jemaat
—     “Pembentukan kelompok-kelompok kecil sebagai dasar upaya-upaya Kristiani adalah satu rencana yang disampaikan kepada saya oleh Oknum yang tidak dapat melakukan kekeliruan.  Apabila ada sejumlah besar di dalam jemaat, hendaklah anggota-anggota di bahagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk bekerja bukan saja bagi anggota-anggota jemaat tetapi juga bagi mereka yang belum percaya”  AUCR, August 15, 1902; # 142893.
—     “Hendaklah kelompok-kelompok sekarang secepatnya diorganisasikan untuk keluar berdua-dua, dan bekerja di dalam Roh Kristus, mengikuti rencanaNya.”  MM 303; # 60369.
Kutiban di bawah ini memberikan garis besar “isi acara” pertemuan mingguan “small group” sesuai petunjuk Tuhan:
“Saya diinstruksikan dengan jelas bahwa harus ada perubahan pada cara-cara bekerja yang lalu. . . . saya mendesakkan agar kelompok-kelompok dibentuk dan dilatih dengan tekun untuk bekerja . . . . Pekerja-pekerja ini harus bekerja berdua-dua, dan dari waktu ke waktu semua harus berkumpul bersama untuk menceritakan pengalaman-pengalaman mereka, untuk berdoa dan untuk merencanakan bagaimana menjangkau orang.”  Manuscript 21, 1910; # 3803.
2)     Rendah hati, sungguh-sungguh bertobat, dan dipenuhi Roh Allah
—     “Bukan sejumlah pendidikan pikiran atau latihan teologia sehingga dapat melaksanakan pekerjaan ini, tetapi [pekerjaan] ini dapat dilaksanakan oleh orang yang rendah hati, sungguh-sungguh bertobat, dan dipenuhi Roh Allah.”  ST, December 20, 1899; # 199583.
3)     Menghayati tujuan utama: Mengajak sasaran UPMJK itu untuk MENGASIHI YESUS
—     “Sekarang, apabila kita masuk ke rumah itu, kita tidak harus mulai dengan membicarakan hal-hal yang tidak penting, tapi langsung kepada maksud dan berkata, saya ingin anda mengasihi Yesus karena Ia telah lebih dahulu mengasihi anda. . . . Bawalah serta bahan bacaan dan mintakan mereka membacanya.  Apabila mereka melihat bahwa anda serius maka mereka tidak akan meremehkan apapun usahamu.  Ada cara menjangkau hati yang paling keras.  Dekati dengan kesederhanaan, kesungguh-sungguhan, dan kerendahan hati yang akan menolong kita menjamah jiwa-jiwa yang karena mereka Kristus mati.”  Manuscript 10, 1888; # 138634.
4)     Siapkan bahan bacaan
—     “Bawalah serta bahan bacaan dan mintakan mereka membacanya.  Apabila mereka melihat bahwa anda serius maka mereka tidak akan meremehkan apapun usahamu.”  Manuscript 10, 1888; # 138634.
5)     Pendekatan harus selalu sederhana, sungguh-sungguh, dan rendah hati
—     “Ada cara menjangkau hati yang paling keras.  Dekati dengan kesederhanaan, kesungguh-sungguhan, dan kerendahan hati yang akan menolong kita menjamah jiwa-jiwa yang karena mereka Kristus mati.”  Manuscript 10, 1888; # 138634.
6)     Pendekatan yang bijaksana yaitu pembaharuan diri sendiri
—     “Apabila kita ingin berhasil dalam memenangkan jiwa-jiwa, kita harus penuh kebijaksanaan [tact] yang lahir dari kebaikan, simpati, dan kasih.  Ada yang ingin menolong orang lain tapi gagal karena cara yang defektif.  Mereka tidak menyadari fakta bahwa sebelum mengusahakan pembaharuan orang lain mereka sendiri perlu pembaharuan.”  RH, February 24, 1891; # 164485.
7)     Pendekatan yang persuasif, sopan, gembira
—     “Dekati orang-orang dengan cara persuasif, tatacara yang baik, penuh kegembiraan, dan kasih akan Kristus.”  1MR20; # 225039.
8)     Tidak kecewa ketika menemui sejumlah besar kegagalan
—     “Kalau anda gagal sembilan puluh sembilan kali dalam seratus, tapi berhasil menyelamatkan satu jiwa dari kebinasaan, anda telah menunaikan satu usaha yang mulia untuk pekerjaan Tuhan.”  4T132; # 114271.

ALASAN-ALASAN KELIRU UNTUK MENGABAIKAN UPMJK

1)     “Saya telah rela menjadi pegawai mision, pegawai gereja Advent, karyawan institusi Advent.  Yang penting yaitu kesetiaan saya pada tanggung jawab maka itulah semua bagian yang Allah tuntut dari saya.”  Pendapat ini keliru karena salah mengerti tentang prioritas yang benar menurut Roh Nubuatan:
—     “Penyelamatan jiwa-jiwa manusia adalah satu kepentingan melebihi pekerjaan apa saja di dunia kita ini.  Siapa saja yang dituntun ke bawah pengaruh kebenaran, dan oleh iman menjadi peserta kasih Kristus, maka dengan itu ia ditunjuk Allah untuk menyelamatkan orang-orang lain.  Ia menyandang satu misi di dunia.”  TM 293; # 124593.
—     “Pekerjaan di atas semua pekerjaan, bisnis di atas semua yang lain, yang harus menarik dan meminta energi-energi jiwa, adalah pekerjaan menyelamatkan jiwa-jiwa untuk mana Kristus telah mati.  Jadikan hal ini yang utama dalam pekerjaan penting kehidupanmu.  Jadikan hal ini pekerjaan hidupmu yang istimewa.”  YI, May 4, 1893;  # 206723.
—     “Kepada setiap peserta rahmatNya, Tuhan menunjuk satu pekerjaan untuk dilakukan bagi orang lain. . . . Kepada pendeta, perawat misionari, dokter Kristen, orang Kristen perorangan, apakah ia adalah pedagang, petani, tenaga akhli, atau mekanik, tanggung jawab terletak atas semua.  Adalah pekerjaan kita mengungkapkan kepada sesama manusia injil keselamatan mereka.  Setiap pekerjaan [enterprise] yang kita lakukan harus menjadi satu ALAT untuk mencapai tujuan ini.”  MH 148;  # 9175.

CONTOH TENTANG PRIORITAS YANG BENAR

Yesus Kristus
—     “Keselamatan jiwa-jiwa adalah tujuan utama Kristus mengorbankan jubah dan mahkota kerajaan, kemuliaan sorga, penghormatan malaikat-malaikat, dan meninggalkan keilahianNya, datang ke dunia untuk bersusah payah dan menderita sebagai manusia.” #179237
—     “Kristus, Yang Maha Agung sorgawi, meninggalkan jubah kerajaanNya dan datang ke dunia ini . . . . Ia bekerja terus menerus untuk satu tujuan; semua tenagaNya digunakan untuk keselamatan manusia, dan setiap gerak laku hidupNya menuju ke tujuan ini.”  4T373 ; # 115039
—     “WaktuNya, kemampuan-kemampuanNya, bahkan diriNya sendiri dianggap dan digunakan semata-mata sebagai alat untuk mengerjakan keselamatan jiwa-jiwa manusia.  Ia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang, dan Ia tidak dapat dibelokkan dari tujuanNya yang satu ini.  Ia tidak membiarkan apapun membelokkan perhatianNya.”  8 T 309 ; # 121699
—     “Kristus datang ke dunia ini untuk satu tujuan yaitu melaksanakan misi ilahi [misi ilahi = UPMJK].  Setiap kepentingan yang lain dinomorduakan [subordinated] untuk penggenapan misi ini.”  #182246.
—     “Kehidupan Juruselamat di dunia ini bukanlah satu kehidupan berfoya-foya dan pemuasan diri sendiri, tapi Ia bekerja keras dengan usaha yang tekun, serius, dan tak kenal lelah untuk keselamatan manusia yang sudah sesat. . . . Ini adalah SATU-SATUNYA tujuan agung kehidupan-Nya.  Segala sesuatu yang lain adalah NOMOR DUA DAN PENUNJANG SAJA.  Makanan dan minumanNya adalah melakukan kehendak Allah dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.” SC 78; # 104313.
—      Pada umur 12 tahun, Yesus ketinggalan rombongan sendirian di kaabah Yerusalem dikarenakan keinginanNya untuk bicarakan satu isu tentang keselamatan dengan orang2 Parisi dan akhli2 torat.  Ketika pada akhirnya Ia ditemukan oleh orang tuaNya, Ia menjawab: “Apakah sebabnya kamu mencari Aku?  Tiadakah kamu ketahui bahwa Aku wajib ada di dalam pekerjaan BapaKu?”  Luk 2:49 TL
—      Yesus pernah membatalkan rencana retreat dengan murid2Nya karena munculnya satu kesempatan menginjili orang banyak.  Mark 6:31-34
—     Ia menunda makan siang dengan murid2Nya hanya karena ingin memenangkan wanita Samaria untuk kerajaan sorga.  Yoh 4:34

Ellen G. White pada saat pertobatannya.
—     Pada saat pertobatannya ia merasakan kedamaian dan kasih kepada setiap orang dan ia sangat menginginkan mereka mengasihi Yesus dan memperoleh pengampunan dosa sebagaimana dirinya sendiri.  Ellen G. White, Christian Experience and Teachings of Ellen G. White, (Mountain View, CA: Pacific Press, 1940), 14.  Kasihnya kepada Juruselamatnya menjadi tenaga penggerak semua usahanya ini.  #163261.  Ia telah berhasil memenangkan teman-temannya dikarenakan usahanya ini disertai dengan menggunakan beberapa malam penuh dalam doa yang sungguh-sungguh buat pertobatan mereka dan mereka semua menyerahkan diri kepada Yesus.  Ibid.
—     “Tetapi saya bertekad bahwa usaha-usaha saya harus tidak boleh berhenti sampai jiwa-jiwa yang berharga ini, . . . menyerahkan diri kepada Allah.  Beberapa malam penuh (entire nights) saya gunakan dalam doa yang sungguh-sungguh untuk mereka yang sedang saya usahakan dengan sungguh-sungguh ini.”  YI, November 3, 1908; # 210555.  “Pada setiap pertemuan kami, saya terus menerus memberi amaran dan berdoa untuk seorang kemudian untuk orang berikutnya sampai setiap orang akhirnya menyerahkan diri kepada Yesus sambil mengakui kebaikan kasihNya yang mengampuni.”  YI, November 3, 1908; # 210556

Ellen G. White pada sepanjang kehidupannya.
—     “Di tengah-tengah program yang padat untuk berkhotbah, menyediakan bacaan untuk jemaat dan dunia, jurukabar Tuhan [E. G. White] menyendirikan waktu dan kesempatan untuk memberikan pelajaran Alkitab, . . . dalam usaha pribadi untuk menolong mereka yang ada disekelilingnya.”  Arthur L. White, Ellen G. White: Messenger to the Remnant (Washington, DC: Review & Herald, 1954), 121.  “Apakah di Amerika, Eropa, atau Australia, Mrs. White merasakan kebutuhan yang sama untuk usaha perorangan.”  Ibid.

2)    “Saya merasa tidak memiliki karunia rohani atau talenta ‘UPMJK.’  Yang ada pada saya adalah bakat, talenta, atau karunia-karunia rohani yang lain dari UPMJK dan saya bertekad untuk menggunakannya dengan setia untuk Tuhan.”  Pendapat ini keliru karena salah mengerti perbedaan antara “karunia rohani” dan “kewajiban Kristiani.”
—     Tentang UPMJK dikatakan: “Setiap murid Kristus yang sejati HARUS memenangkan jiwa-jiwa kepada Yesus Kristus.”  ST, January 10, 1895;  # 196511.
—     Jadi yang benar yaitu:  UPMJK bukan “karunia rohani” tetapi “kewajiban Kristiani”
Contoh: Tidak semua anggota jemaat diberi karunia rohani “berdoa” tapi semua orang harus berdoa.  Tidak semua orang diberi karunia rohani “memberi” tapi semua orang harus memberi.  Demikian juga tidak semua orang diberi karunia rohani “mengajar injil” tapi semua orang harus memenangkan jiwa.
—     Jika demikian, apa tujuan Allah mengaruniakan karunia-karunia rohani, bakat-bakat, dan talenta-talenta kepada pribadi umat-umatNya?
“Setiap karunia [kemampuan alamiah atau yang diperoleh – COL 328], setiap talenta [karunia-karunia Roh – COL 327], setiap berkas terang, adalah milik kita yang merupakan kepercayaan kudus agar kita dapat memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.” RH, February 27, 1894;  # 166383.
3)     “Saya adalah seorang pendeta yang diurapi.  Kalau saya setia mengerjakan tanggung jawab rutin setiap hari sambil sekali-sekali membuat ceramah umum maka itulah semua kewajiban atas mana Tuhan akan mengacungkan jempol pada waktu Ia datang.  Pendapat ini keliru karena yang akan terjadi adalah sebaliknya.
—     “Apabila seseorang yang memasuki pekerjaan ini [pendeta injil] memilih bagian pekerjaan yang paling sedikit pengorbanan diri, puas dengan hanya berkhotbah, membiarkan orang lain yang melakukan pekerjaan pelayanan [perorangan], ia tidak dapat mengharapkan pekerjaanya diterima Allah.  Jiwa-jiwa, yang karena mereka Kristus mati, sedang menuju kebinasaan karena kekurangan usaha perorangan yang terarah; dan apabila pendeta tidak mau menjadi pelayan umat sebagaimana petunjuk Kristus dalam firmanNya, maka ia keliru dalam panggilannya.”  RH, 08-30-92; # 165375
—     “Mengapa pekerja-pekerja pada pekerjaanNya dewasa ini tidak dikirim berdua-dua? . . . Tidak dapatkah kita melihat kebijakan adanya dua orang pergi bersama-sama menyampaikan injil?  Seseorang bisa saja pengkhotbah yang baik, tapi ia mungkin dalam keadaan butuh pelatihan usaha perorangan di luar mimbar.  Tidak ada pendeta yang telah siap pakai [sufficiently equipped for his work] kalau ia tidak tau bagaimana mendekati orang-orang di rumah-rumah mereka, dan datang dekat dengan kebutuhan-kebutuhan mereka. . . . Inilah cara kita harus bekerja agar dapat menyampaikan terang ke dalam pikiran mereka yang mencari akan pengetahuan jalan keselamatan.”  RH, 04-19-92; # 29294
4)     “Yang paling penting yaitu saya mengasihi Yesus, menghargai pengorbananNya, dan akrab dengan Dia setiap hari.”  Pendapat ini keliru karena:
—     “Apabila anda mengasihi Kristus dan menghargai pengorbanan yang Ia telah buat untuk anda, maka anda akan menyangkal diri demi Dia, meninggalkan kesenangan diri, dan menggunakan uang, waktu, dan pengaruh anda untuk memenangkan jiwa-jiwa yang karena mereka Kristus mati.”  YI, June 29, 1893; # 206783.
5)     “Yang paling penting dalam kehidupan saya adalah pertobatan setiap hari.”
—     “Setiap jiwa yang sungguh-sungguh bertobat akan sangat rindu membawa orang-orang lain dari gelap kesalahan kepada terang ajaib kebenaran Yesus Kristus.”  RH, July 21, 1896;  # 167806.
6)     “Yang paling penting yaitu penyerahan pribadi saya yang murni dan tulus kepada Tuhan.”
—     “Penyerahan yang murni dan paling tulus kepada Allah yaitu yang terbukti dari kemauan dan usaha yang sangat tekun dalam memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  3T187;  # 112698.
7)     “Saya sibuk dengan urusan-urusan rumah tangga”
—     “Di dalam rumah tangga, kita mempunyai pekerjaan yang penting yaitu menyelamatkan anak-anak kita.  Tetapi kita tidak harus membatasi diri kita sendiri pada pelayanan semata-mata untuk keluarga kita sendiri.  Kita tidak harus membiarkan diri kita terkuras dengan urusan-urusan rumah tangga sendiri sehingga tidak ada waktu untuk mengunjungi orang-orang disekeliling kita.”   RH, December 2, 1909;  # 180950.
8)     “Saya setia mengembalikan perpuluhan, memberi persembahan, dan sumbangan-sumbangan lain”
—     “Allah menuntut pelayanan perorangan dari setiap orang yang kepadanya ia mempercayakan kebenaranNya.  Tidak satupun yang dikecualikan.  Beberapa orang mungkin merasa bahwa kalau mereka sudah menyumbang harta maka mereka dikecualikan dari usaha perorangan.  Tapi Allah melarang kalau mereka menipu diri mereka sendiri dengan pikiran ini.  Memberikan harta belum memenuhi tuntutan Allah karena dengan cara itu mereka baru setengah jalan dalam menunaikan kewajiban.  Allah harus menerima tidak kurang dari keseluruhan diri anda.  Anda harus pergi bekerja menyelamatkan jiwa-jiwa.”   ST, September 4, 1879;  # 187219.
9)     “Saya bukan pendeta”
—     “Apabila para pengusaha (men of business), petani-petani, mekanik, pedagang, hakim, dll., menjadi anggota jemaat maka mereka menjadi hamba-hamba Kristus; . . . tanggung jawab mereka memajukan pekerjaan Allah melalui usaha perorangan dan harta tidak kurang dari yang ada pada pendeta.  Malapetaka yang akan menimpa pendeta kalau ia tidak mengajar injil akan sama dengan yang akan menimpa seorang business man, apabila ia, . . . tidak menjadi mitra kerja Kristus untuk mencapai hasil-hasil yang sama [jiwa-jiwa yang diselamatkan].  Kalau hal ini disampaikan kepada pribadi-pribadi, ada yang akan berkata, ‘ini adalah satu nasihat yang keras,’ namun demikian ini adalah benar, . . . ”  4T 468;  # 115301.
10)     “Kalau saya menjadi contoh yang baik bagi tetangga, teman, dan orang-orang di sekitar saya maka di suatu hari mereka dengan sendirinya akan tertarik untuk menjadi orang Advent.”
—     “Jemaat-jemaat kita harus dibangunkan untuk melaksanakan peperangan yang agresif. . . . Kita harus memburu dan memancing jiwa-jiwa.”  RH, March 1, 1906; # 177619.  “Kita tidak boleh hanya menunggu jiwa-jiwa yang datang kepada kita; kita harus cari mereka di tempat mereka berada     . . . . Banyak orang tidak pernah akan terjangkau dengan injil kecuali itu diantarkan kepada mereka.”  COL 229; # 6489.
11)     “Saya tidak tamat SD, saya tidak pernah mengambil mata kuliah teologi”
—     “Bukan sejumlah pendidikan pikiran atau latihan teologia sehingga dapat melaksanakan pekerjaan ini, tetapi [pekerjaan] ini dapat dilaksanakan oleh orang yang rendah hati, sungguh-sungguh bertobat, dan dipenuhi Roh Allah.”  ST, December 20, 1899; # 199583.
12)     “Saya merasa bahwa saya setia menjalankan tugas saya sebagai misionari”
—     “Setiap jiwa yang sungguh-sungguh bertobat dilahirkan ke dalam kerajaan Allah [pada saat baptisan] sebagai misionari.  Tertanam dalam hati orang-orang seperti ini suatu kerinduan dan semangat untuk mengembalikan banyak jiwa kepada kebenaran.  Mereka tidak akan menunggu jiwa-jiwa ini datang kepada mereka tapi mereka akan pergi mencari dan menyelamatkan yang hilang.”  November 30, 1891;  # 194929.
—     “Hendaklah setiap jiwa meniru si Contoh itu, dan menjadi misionari-misionari DALAM ARTI YANG SEBENARNYA yaitu memenangkan jiwa-jiwa kepada Yesus.”  YI, October 20, 1892; # 206596.
—     “Dosen-dosen di perguruan tinggi kita haruslah orang-orang yang berpemikiran seimbang, . . . yaitu memiliki semangat misionari yang benar. . . . Tetapi justru hikmat inilah yang kurang.”  5T555; #117682
—     “Guru yang benar akan berusaha melalui ajaran dan teladan dalam memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  5MR 357; # 231973.
13)     “Saya merasa yakin Roh Suci sedang bekerja melalui saya dengan cara saya sendiri tapi bukan UPMJK”
—     “Ada orang-orang yang hatinya dijamah oleh Roh Suci. . . . Semangat misionari dibangkitkan di hatinya; sehingga sementara berjalan dengan rendah hati dan cermat sesuai imannya, ia tidak dapat tenang sampai ia terlibat dalam usaha memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  CSW 68,69; # 18271.
14)     “Saya mengakui bahwa saya harus bersaksi tapi bukan UPMJK”
—     “Apabila saksi-saksi Kristus bekerja di bawah bimbingan Roh, . . . banyak jiwa yang akan ditobatkan oleh usaha mereka yang sungguh-sungguh, sabar, dan tekun.”  PUR, November 24, 1904; # 153867.
—     “Gereja-gereja kita harus dibangunkan untuk mengusahakan pertarungan yang       agresif. . . . kita harus memburu dan menjala jiwa-jiwa.  Kita adalah saksi-saksi Allah . . . . Sedemikian rupa atur kehidupan dan percakapanmu sehingga melalui pergaulanmu jiwa jiwa akan diyakinkan dan ditobatkan.”  RH, March 1, 1906; # 177619.
—     “Kamu adalah saksi-saksiKu, demikianlah firman Tuhan,” dan kita harus menunaikan tugas itu dengan setia. . . . Kita harus mengusahakan keselamatan jiwa-jiwa yang ada di sekitar kita.”  ST, June 24, 1889; # 193949
—     ”Pria dan wanita adalah agen-agen Allah untuk keselamatan jiwa-jiwa. . . . Mereka adalah saksi-saksiKu, agen-agen pilihanKu di dunia yang murtad ini.  Dipenuhi dengan kerinduan untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus, . . . ”  RH, January 14, 1904; # 175369
—      “Sebagai saksi-saksi Kristus kita harus menyaksikan kuasa kesaksian itu.  Kita harus membawa mereka yang teraniaya kepada juruselamat.  RahmatNya yang membaharui dan kuasa mujizatNya akan memenangkan banyak jiwa kepada kebenaran.”  Ev 544; # 29702
Keterangan:      Kutiban-kutiban ini mengisyaratkan bahwa tujuan “bersaksi” yaitu memenangkan jiwa-jiwa.  Jadi, suksesnya kegiatan bersaksi itu bisa dilihat dari tercapainya tujuan bersaksi itu sendiri yaitu adanya jiwa-jiwa yang dimenangkan.
15)     “Saya lebih suka menjadi misionari ke tanah seberang dari pada menunaikan UPMJK di tempat sendiri.”  Pendapat ini keliru karena justru UPMJK adalah persyaratan untuk boleh tidaknya seseorang menjadi misionari ke tanah seberang:
—     “Ada yang telah lama menjadi Kristen mungkin saja merasa berbeban untuk pergi ke tanah asing, menunaikan satu pekerjaan di tempat yang jauh, namun tidak merasa berkewajiban bagi jiwa-jiwa yang sedang binasa disekeliling mereka bahkan yang di bawah naungan rumah-rumah mereka; kalau begitu dimanakah bukti kepantasan mereka bagi pekerjaan itu?  Dimanakah mereka telah membuktikan beban akan jiwa-jiwa?”  RH 1-6-1891; # 164386.
—     ”Mereka yang akan menjadi misionari-misionari yang benar di tanah asing harus pertama-tama menjadi misionari-misionari yang benar di lingkungan sendiri.”  MYP 143; # 164386.   “Alasannya karena ‘usaha misionari di lingkungan sendiri adalah satu ujian yang membuktikan kemampuan atau ketidakmampuan mereka bagi pelayanan di ladang yang lebih luas.’”  MYP 143; # 164386

BUKTI APAKAH SEMANGAT UPMJK ITU?

27.     Dalam kenyataan, ada anggota gereja MAHK yang sangat bersemangat menunaikan UPMJK.  Apakah sebenarnya yang ditunjukkan oleh semangat tinggi seseorang menunaikan UPMJK?
1)     Semangat UPMJK adalah bukti bahwa ia mengasihi Yesus dan menghargai pengorbananNya
—     “Apabila anda mengasihi Kristus dan menghargai pengorbanan yang Ia telah buat untuk anda, maka anda akan menyangkal diri demi Dia, meninggalkan kesenangan diri, dan menggunakan uang, waktu, dan pengaruh anda untuk memenangkan jiwa-jiwa yang karena mereka Kristus mati.”  YI, June 29, 1893; # 206783.
2)     Semangat UPMJK adalah bukti bahwa kehidupannya semakin menjadi sama seperti Yesus yaitu sama-sama memendam keinginan-keinginan yang tak terungkapkan untuk memenangkan jiwa.
—     “Desakan kerinduan-kerinduan yang menandai kehidupan Juruselamat juga menandai kehidupan dari pengikutNya yang benar.  Ia dipenuhi dengan satu keinginan yang tak terungkapkan untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  PUR, September 25, 1902; # 153479.
3)    Semangat UPMJK adalah bukti bahwa ia sedang bertumbuh semakin menjadi seperti Yesus dalam tabiat dan karenanya ia semakin berbeban memenangkan jiwa.
—     “Seorang Kristen sesungguhnya akan bertumbuh dalam pengetahuan akan kebenaran; dan ketika ia disucikan melalui kebenaran, ia akan bertambah-tambah menjadi seperti Kristus dan bertambah ingin menyelamatkan jiwa-jiwa yang dibeli dengan darahNya.”  RH, December 19, 1878; # 157400; # 143404.
4)    Semangat UPMJK adalah bukti pertobatan sejati.
—     “Setiap jiwa yang sungguh-sungguh bertobat akan sangat rindu membawa orang-orang lain dari gelap kesalahan kepada terang ajaib kebenaran Yesus Kristus.”  RH, July 21, 1896;  # 167806.
5)    Semangat UPMJK menjadi bukti bahwa ia membuka hati kepada pengaruh Roh Suci yang menyebabkan ia tidak dapat tenang sampai ia terlibat dalam usaha memenangkan jiwa.
—     “Ada orang-orang yang hatinya dijamah oleh Roh Suci. . . . Semangat misionari dibangkitkan di hatinya; sehingga sementara berjalan dengan rendah hati dan cermat sesuai imannya, ia tidak dapat tenang sampai ia terlibat dalam usaha memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  CSW 68,69; # 18271.
6)    Semangat UPMJK adalah bukti penyerahan diri yang paling tulus kepada Allah.
—     “Penyerahan yang murni dan paling tulus kepada Allah yaitu yang terbukti dari kemauan dan usaha yang sangat tekun dalam memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  3T187;  # 112698.

BAHAYANYA SIKAP TIDAK BERSEMANGAT UPMJK

28.     Apakah bahayanya sikap tidak bersemangat UPMJK?
1)     Ia tidak ada hubungan dengan Yesus
—     “Apabila anda tidak merasa beban memenangkan jiwa-jiwa, anda tidak bekerja sama dengan Dia dalam melakukan pekerjaan yang dituntutNya dari padamu.  Anda tidak ada hubungan dengan Yesus.”  Petunjuk serius!  Hari yang dipercayakan adalah sekarang, dalam kehidupan ini.”  RH, August 11, 1891; # 164788.
2)    Ia gagal memastikan keselamatan sendiri
—     “Mereka yang mengusahakan semata-mata hanya keselamatan jiwa mereka sendiri, – yang mengusahakan kesenangan sendiri, dan acuh terhadap kondisi dan nasib sesama mereka, – akan gagal mengusahakan upaya yang cukup untuk menjamin keselamatan mereka sendiri.”  RH, May 7, 1901; # 172468.
3)     Ia tidak akan didaftarkan di dalam buku surga
—     “Setiap jiwa yang sungguh-sungguh bertobat dilahirkan ke dalam kerajaan Allah [pada saat baptisan] sebagai misionari.  Tertanam dalam hati orang -orang seperti ini suatu kerinduan dan semangat untuk mengembalikan banyak jiwa kepada kebenaran.  Mereka tidak akan menunggu jiwa-jiwa ini datang kepada mereka tapi mereka akan pergi mencari dan menyelamatkan yang hilang.”  November 30, 1891;  # 194929.
—     “Hendaklah setiap jiwa meniru si Contoh itu, dan menjadi misionari-misionari dalam arti yang sebenarnya yaitu memenangkan jiwa-jiwa kepada Yesus.”  YI, October 20, 1892; # 206596.
—     “Tidak ada yang akan didaftarkan di dalam buku-buku surga sebagai orang Kristen kalau tidak memiliki semangat misionari.”  RH, August 23, 1892; # 165365
4)    Ia perlu mempertimbangkan kembali keselamatannya sendiri
—     “Tingkat kekuatan dari keinginan yang menandai kehidupan Juruselamat juga menandai kehidupan para pengikutNya yang benar.  Ia dipenuhi dengan satu kerinduan yang tak terungkapkan untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.  Mereka yang tidak memiliki kerinduan ini sebaiknya boleh mulai memikirkan keselamatan jiwa mereka sendiri.  Hendaklah mereka bergumul dengan Allah di dalam nama Yesus Kristus orang Nazareth untuk semangat kerja.”  PUR, September 25, 1902;  # 153479.
5)     Ia tidak layak masuk kota Allah
—     “Allah menuntut agar setiap jiwa yang tau kebenaran harus berusaha memenangkan orang-orang lain untuk mengasihi akan kebenaran.  Kalau kita tidak rela membuat pengorbanan-pengorbanan khusus untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang sedang binasa, bagaimana mungkin kita dianggap layak masuk ke kota Allah?” 9T103;  #  9141.
6)    Ia tidak ada tempat terhormat pada keluarga Allah
—     “Kasih yang tidak mementingkan diri yang dinyatakan dalam kehidupan Kristus akan terlihat dalam kehidupan semua pengikut-pengikutNya yang benar.  Mereka akan mengasihi jiwa-jiwa, dan akan berusaha sekuat tenaga memenangkan mereka ke dalam pelayananNya. . . . Apabila mereka gagal memenangkan sebanyak satu jiwa kepada Kristus, hal itu disebabkan karena mereka tidak mempunyai kasih yang dalam kepadaNya, dan mereka tidak akan memperoleh tempat terhormat pada keluarga Allah.”  RH, April 22, 1884; # 159570.
7)     Ia telah kehilangan kasih yang mula-mula
—     “Beban mendesak pertama-tama dari hati yang dibaharui adalah membawa orang-orang lain kepada Juruselamat.  Mereka yang tidak memiliki keinginan ini membuktikan bahwa mereka telah kehilangan cinta mula-mula; mereka harus dengan teliti memeriksa hati mereka sendiri dalam terang firman Allah, dan sungguh-sungguh mengusahakan baptisan segar Roh Kristus; . . .”  5T 385; # 117186.
8)     Ia merampok Allah dalam hal pengaruh, waktu, uang, dan usaha
—     “Apabila hal ini [memenangkan jiwa kepada Kristus] tidak menjadi keprihatinan kita, kita merampok Allah dalam hal pengaruh, waktu, uang, dan usaha.”  RH, February 21, 1893; # 165692.
9)     Ia mendukakan Roh Suci
—     “Semua yang dihubungkan dengan Allah akan dipenuhi dengan RohNya. . . . Mereka tidak pernah akan menghentikan usaha-usaha mereka memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.  Inilah pekerjaan bagi semua yang mengaku percaya    Yesus. . . .  Melalaikan pekerjaan ini berarti menyakiti Yehovah, mendukakan Roh Suci, dan membuktikan ketidaksetiaan kepada Kristus”  RH, July 18, 1899; # 170567.
10)     Ia tidak memenuhi syarat untuk memperoleh kepemilikan warisan surgawi
—     “Apabila kita ingin memperoleh kepemilikan warisan surgawi, harta kekal dan mulia, kita harus memiliki hubungan perjanjian dengan Allah, dan menggunakan setiap kemampuan hidup kita untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.  Coba saja kalau saya dapat menyampaikan hal ini dalam bahasa yang lebih cocok agar anda bisa mengerti persoalannya yang sebenarnya.”  RH, January 21, 1890; # 163712.
11)     Ia akan menemukan nasib kelalaiannya pada hari Allah
—     “Mereka yang lalai (UPMJK) akan menemukan nasib kelalaian mereka pada hari Allah.”  CSW 70; # 18276.

NASIHAT YANG KERAS BAGI YANG ACUH UPMJK

29.     Apa nasihat Tuhan yang sangat keras kepada yang tidak bersemangat UPMJK?
1).     Sebagai laskar Kristus, pengikut Kristus itu wajib melaksanakan peperangan yang agresif memancing dan memburu jiwa-jiwa, jika tidak maka akan lebih baik kalau ia meninggalkan pasukan
—     “[Orang-orang percaya] harus menganggap suatu kehormatan tertinggi bila terdaftar sebagai laskar Kristus.”  RH, December 24, 1901; # 173119.  “Jemaat-jemaat kita harus dibangunkan untuk melaksanakan peperangan yang agresif. . . . Kita harus memburu dan memancing jiwa-jiwa.”  RH, March 1, 1906; # 177619.
—     “Bagaimana kalau separuh dari pasukan malas atau tertidur bila sedang dalam tugas; hasilnya adalah kekalahan, tertawan atau kematian. . . . Seorang laskar Kristen yang tertidur bahkan lebih berbahaya. . . . Mereka yang hanya berdiri acuh pada saat perang,  sepertinya mereka tidak tertarik dan merasa tidak ada tanggung jawab pada pertarungan itu lebih baik merubah arah dan SEGERA MENINGGALKAN PASUKAN.”  5 T 394; # 117216.
2).     Yang melalaikan UPMJK bukan saja kehilangan surga bagi diri mereka sendiri tapi yang lebih gawat lagi yaitu mereka mencerai beraikan pasukan Kristus dengan contoh-contoh kelalaian mereka ini.  Karenanya, sebaiknya mereka tidak pernah dilahirkan
—     “Allah sedang menunggu-nunggu, malaikat-malaikat sedang memperhatikan, untuk melihat apa yang akan dibuat oleh umat yang dipercayakan dengan harta karun kebenaran.  Mereka adalah pekerja-pekerja Allah dan agen-agenNya, dan apabila mereka yang begitu dihargai dan dipercayakan dengan kebenaran-kebenaran ini, dikarenakan mencintai perkara-perkara dunia sehingga gagal melaksanakan bagian yang ditunjuk untuk mereka maka adalah lebih baik kalau mereka TIDAK PERNAH DILAHIRKAN.  Mereka bukan hanya akan kehilangan surga bagi diri mereka sendiri tapi karena gagal menunaikan bagian dalam rencana besar penyelamatan sesama manusia mereka mencerai-beraikan dari Kristus dengan melalaikan tugas yang ditunjuk bagi mereka.  Orang-orang lain akan mengikuti contoh mereka dan akan ada murka Allah karenanya.”  RH, March 1, 1887; # 161808.
30.     Apa yang harus dibuat untuk menghindarkan contoh yang fatal ini?
—     “Saudara-saudara dan saudari-saudariku, maukah anda memutuskan sihir yang mengikat anda?  Maukah anda bangkit dari kelambanan yang mirip kematian?  Pergilah bekerja apa anda suka atau tidak.  Terlibatlah dalam usaha perorangan membawa jiwa-jiwa kepada Yesus dan pengetahuan akan kebenaran.  Di dalam pekerjaan seperti itu anda akan mendapat rangsangan dan semangat.”  RH, July 10, 1883;  # 159031.

PENYEBAB HILANGNYA SEMANGAT UPMJK DI JEMAAT MAHK

31.     Apakah fakta tentang hilangnya semangat UPMJK di Jemaat MAHK?
—     “Pada waktu-waktu yang lalu ada yang perhatian pikiran mereka terpaku pada satu jiwa dan kemudian jiwa yang lain sambil berseru, ‘Tuhan, tolong saya menyelamatkan jiwa ini.’  Tetapi sekarang contoh-contoh seperti itu sudah jarang.”  Ev  486; # 174610
—     “Pada penglihatan terakhir yang diberikan kepada saya ditunjukkan bahwa kita tidak melakukan seperduapuluh dari pekerjaan yang seharusnya kita lakukan dalam menyelamatkan jiwa-jiwa. . . . Usaha-usaha umum sudah dibuat tetapi kita gagal berusaha di bidang perorangan.”   The True Missionary , January 1, 1874;  # 205747.    Tahun 1876, 1881, dan 1885 EGW menulis gagasan yang sama.
—     “Banyak yang terhitung sebagai orang percaya [MAHK] tetapi dalam iman dan prinsip, mereka tidak benar-benar seperti orang percaya. . . . Bagaimana kalau jiwa-jiwa yang ada disekeliling mereka binasa di dalam dosa?  Hal ini tidak begitu penting dibanding harta duniawi mereka. . . . mereka tidak ada waktu untuk usaha menyelamatkan.  Dalam membuat rencana untuk mendapat keuntungan duniawi mereka terbukti mahir dan mampu tetapi kemampuan berharga ini tidak digunakan untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.” 5T258, 259; # 116795.
—     “Ada yang mengaku telah mengenal Kristus seumur hidup namun tidak pernah membuat usaha perorangan untuk mendorong satu jiwapun kepada Juruselamat. . . . Sangat banyak yang mencari maaf untuk tidak tertarik kepada keselamatan mereka yang di luar Kristus dan merasa puas dengan menikmati sendiri keuntungan-keuntungan rahmat Allah sementara mereka tidak membuat usaha perorangan untuk membawa orang-orang lain kepada Kristus.” RH, January 21, 1873;  # 156070.

32.     Apakah penyebab hilangnya semangat UPMJK di jemaat MAHK:

1)     UPMJK tidak dijadikan metode utama oleh MAHK dalam program penyelesaian pekerjaan Tuhan di dunia ini.

—     “Bagaimanakah caranya pekerjaan besar pekabaran tiga malaikat dapat diselesaikan? [Pekerjaan] itu harus diselesaikan terutama dengan cara upaya perorangan yang ulet, dengan mengunjungi orang-orang di rumah-rumah mereka.” HS 149,150; # 46015
—     “Pada penglihatan terakhir yang diberikan kepada saya ditunjukkan bahwa kita tidak melakukan seperduapuluh dari pekerjaan yang seharusnya kita lakukan dalam menyelamatkan jiwa-jiwa. . . . Usaha-usaha umum sudah dibuat tetapi kita gagal berusaha di bidang perorangan.”   The True Missionary  01-01-74; # 205744    Tahun 1876, 1881, dan 1885 EGW menulis gagasan yang sama.

2)     MAHK membaptis calon-calon baptisan yang tidak bersemangat UPMJK padahal UPMJK adalah bukti pertobatan sejati, prasyarat utama baptisan.

—     “Jemaat-jemaat kita menjadi lemah karena menerima ajaran dan perintah manusia.  Banyak yang diterima ke dalam keanggotaan jemaat tapi tidak bertobat.  Pria, wanita, dan anak-anak diizinkan mengambil bagian dalam upacara suci baptisan tanpa diajar secara lengkap tentang arti upacara gerejani ini.”  RH, October 6, 1904;  # 176170.
—     “Ketambahan anggota-anggota yang hati dan kehidupan mereka belum dibaharui dan diubahkan adalah sumber kelemahan bagi jemaat.  Fakta ini sering diabaikan.  Ada pendeta-pendeta dan jemaat-jemaat yang sangat berkeinginan mendapatkan peningkatan besarnya jumlah sehingga mereka tidak menyampaikan amaran yang jujur melawan praktek-praktek dan kebiasaan-kebiasaan yang tidak Kristiani.  Mereka yang menerima kebenaran tidak diajar untuk tidak boleh menjadi seperti dunia dalam kelakuan sementara menyandang nama Kristen.  Hanya sedikit penyangkalan dan pengorbanan diri dituntut untuk . . . mencatatkan nama seseorang pada buku jemaat.  Karenanya banyak yang bergabung dengan jemaat tanpa lebih dulu menyatu dengan Kristus.  Dalam hal ini Setan menang.  Orang-orang bertobat seperti itu menjadi agennya yang paling tepat guna.  Mereka berfungsi sebagai umpan penjerat bagi jiwa-jiwa yang lain.  Mereka adalah terang palsu yang memikat yang tidak waspada kepada kebinasaan.”  ST, February 1, 1883; # 189966.
—     “Perhatian besar harus dibuat dalam menerima anggota ke dalam jemaat karena Setan memiliki muslihat licik melalui mana ia bermaksud membanjiri jemaat dengan saudara seiman tapi palsu, dan melalui mereka ia dapat bekerja lebih sukses melemahkan pekerjaan Tuhan.” RH, 10 Jan 1893;  # 165589.
—     “Tidak banyak penyelidikan yang saksama, hati-hati, dan penuh doa dalam menerima anggota ke dalam jemaat. . . . [sebenarnya] apabila seseorang menghadapkan diri untuk menjadi calon anggota gereja, KITA HARUS MEMERIKSA BUAH-BUAH KEHIDUPANNYA.”  RH, 10 January 1893;  # 165589.  “JANGAN IZINKAN MEREKA MENYATU DENGAN UMAT ALLAH DALAM HUBUNGAN JEMAAT sampai mereka membuktikan diri bahwa Roh Allah sedang bekerja di hati mereka.”  RH, May 21, 1901; # 172542.
—     “Allah akan lebih senang memiliki enam yang sungguh-sungguh bertobat kepada kebenaran dari pada enam puluh yang membuat pengakuan tapi tidak benar-benar bertobat.”  CS 104; # 18838.
—     “Hanya apabila jemaat itu terdiri dari anggota-anggota yang murni dan tidak cinta diri, akan dapat memenuhi rencana Allah.  Terlalu banyak pekerjaan yang tergesa-gesa dilakukan dalam menambahkan nama-nama ke dalam daftar keanggotaan jemaat.  Kekurangan yang serius terlihat pada tabiat beberapa orang yang bergabung dengan jemaat.  Orang-orang yang memasukkan mereka berkata, biarlah kita masukkan mereka lebih dulu ke dalam gereja dan nanti sesudah itu barulah memperbaharui mereka.  TETAPI HAL INI ADALAH SATU KESALAHAN.  Pekerjaan yang paling pertama dilakukan adalah memperbaharui mereka.  Berdoa dengan mereka, berbicara dengan mereka, tapi jangan izinkan mereka menyatu dengan umat Allah dalam hubungan jemaat sampai mereka membuktikan diri bahwa Roh Allah sedang bekerja di hati mereka.”  RH, May 21, 1901; # 172542.

3)     Pencapaian target jumlah baptisan oleh MAHK dewasa ini ditonjolkan sebagai bukti untuk mengukur keberhasilan, padahal Roh Nubuatan mengajarkan bahwa besarnya jumlah anggota yang terlibat UPMJK yang merupakan ukuran kemajuan dan keberhasilan satu jemaat dan pendetanya.
—     “Kwalitas yang sesungguhnya dari satu jemaat diukur, bukan . . . oleh nama-nama yang tercatat dalam buku jemaat, . . . tetapi oleh jumlah pekerja-pekerjanya yang tekun dan setia.  Minat pribadi, usaha perorangan yang cekatan akan menghasilkan banyak untuk pekerjaan Kristus lebih dari pada yang dapat dihasilkan oleh khotbah-khotbah dan formula-formula kepercayaan.”  RH 9-6-81; # 158267.
—     “Seorang pekerja (evangelis) tidak boleh meninggalkan bagian pekerjaan terbengkalai hanya karena hal itu tidak menyenangkan untuk dilakukan, sambil berpikir bahwa pengerja yang berikutlah yang akan melakukan pekerjaan itu. . . . Alangkah baiknya bilamana pengerja yang pertama itu dapat memberikan semua pelajaran penting dengan lengkap, walaupun hanya sedikit jiwa yang dapat ditambahkan ke dalam Sidang sebagai hasil pekerjaannya.”  Ev 321; # 28884.
—     “Agama adalah urusan pribadi.  Kita tidak diselamatkan per kelompok; kita tidak diselamatkan oleh tercatatnya nama kita di buku-buku jemaat; kita tidak diselamatkan oleh jumlah.  Persoalan adalah, Bagaimana dengan jiwa saya?  Apakah saya telah membuat penyerahan kepada Allah? . . . Apakah saya memiliki kasih Kristus akan jiwa-jiwa yang karena mereka Ia telah mati?”  1 SAT 178 (Sermons and Talks); # 256868.
—     “Jemaat kita dimana-mana membiarkan pikiran mereka berpandangan terlalu rendah dan sempit.  Mereka membiarkan rencana-rencana agen manusiawi memimpin mereka dan roh duniawi mengatur mereka melebihi rencana dan roh Kristus.  Saya diinstruksikan untuk berbicara kepada jemaat kita, Pandanglah melampaui yang duniawi ke arah hal-hal sorgawi.  Jumlah bukanlah bukti keberhasilan; sebab kalau demikian, Satan boleh saja menuntut lebih banyak. [Bukti keberhasilan] adalah tingkat kemampuan moral yang meliputi institusi-institusi kita, sekolah-sekolah kita, dan jemaat-jemaat kita.  Hal itulah yang harus menjadi kegembiraan semua pihak, dari yang tinggi ke rendah, mewakili Kristus di dalam kebajikan-kebajikan seperti Kristus.”  Letter 316, 1908; # 63452.
—     “Kalau anda menurunkan standar demi memperoleh popularitas dan peningkatan besarnya jumlah dan kemudian menjadikan jumlah ini sebagai penyebab kegembiraan, anda menunjukkan kebodohan besar.  Kalau jumlah merupakan bukti keberhasilan, Setan boleh saja menuntut lebih unggul; karena di dunia ini pengikut-pengikutnya yang majoritas. . . . Yang harus menjadi sumber kegembiraan dan syukur kita adalah kebajikan, hikmat, dan kesalehan umat yang menjadi anggota-anggota jemaat-jemaat kita, dan bukan jumlah mereka.”  5 T 31; # 116027.

4)     Contoh fatal “tidak bersemangat UPMJK” anggota-anggota jemaat senior MAHK teristimewa pendeta-pendeta dan pemimpin-pemimpin.  Nila setitik merusak susu sebelanga.

—     “Kalau saja catatan surga dibuka dihadapan kita maka kita akan sangat terkejut karena sebagian besar orang yang mengaku Kristen . . . tidak mengusahakan keselamatan jiwa-jiwa. . . . Banyak yang puas dengan tidak berbuat kebajikan, sambil menggiur diri bahwa mereka tidak menciptakan bahaya sepanjang mereka tidak melawan pekerja-pekerja yang aktif dan sungguh-sungguh.   Tapi kelompok ini sebenarnya sedang menciptakan bahaya besar melalui contoh mereka.  Mereka harus memberikan pertanggungan jawab kepada Allah karena dengan pengaruh mereka ini, orang-orang berdosa dituntun kepada kebinasaan karena disesatkan oleh terang mereka yang palsu ini [kelesuan menunaikan UPMJK].”  RH, May 1, 1883; # 159003.
—     “Setiap orang yang berpangku tangan saja pada ladang anggur Tuhan semata-mata bukan hanya tidak berbuat apa-apa tapi menjadi sandungan bagi mereka yang berusaha bekerja.”  5T 393; # 117214.
—     “Kewajiban untuk memberikan contoh yang baik perlu dipikirkan.  Kita harus menimbang-nimbang dengan saksama akibat-akibat  tindakan kita.  Kalau kita pikir bahwa satu tindakan tertentu tidak akan membahayakan kita, kita harus lihat itu dari segi pandang orang-orang lain dan tanyakan bagaimana hal itu bisa mempengaruhi mereka?  Ada dosa-dosa kelalaian [omission] sebagaimana ada dosa-dosa perbuatan [commission], dan SEMUA KITA SEDANG MEMPENGARUHI ARAH PERJALANAN ORANG-ORANG LAIN.”  11MR297;  # 240348.
—      “Karena kemalasan, anda tidak hanya mencelakakan jiwa anda tapi sedang membahayakan pekerjaan Allah karena Ia telah memberikan kepada setiap orang satu pekerjaan.”  RH, December 12, 1893; # 166260.

Konsep tentang “pengaruh fatal sebuah contoh” dikuatkan oleh penemuan-penemuan psikologis a.l.:
—     “Kita ini adalah seperti apa yang kita amati. [We are what we observe].”  Lyle Grant and Annabel Evans, Principles of Behavior Analysis (New York: HarperCollins, 1994), 282.
—     “Melalui pengamatan, kita mendapat kemampuan terlibat pada bentuk prilaku yang baru, dan karenanya kita lebih mungkin terbawa-bawa dalam prilaku-prilaku yang kita amati itu. [Through observation, we acquire the capacity to engage in new forms of behavior, and that we are more likely to engage in behaviors that we have observed].”  Ibid.
—     Karenanya, “adalah sangat penting agar kita paham bahwa prilaku kita mampu memiliki pengaruh negatif maupun positif pada prilaku orang-orang sekitar kita.  Orang-orang, khususnya yang berada pada posisi berotoritas, harus menempuh keprihatinan tersendiri dalam meneladankan prilaku yang diingini dari mereka yang sedang dipengaruhi. [It is important that we all recognize that our behavior can have a negative as well as a positive influence on the behavior of those around us.  People in positions of authority, in particular, must take special care in modeling desirable behavior to those they influence.”  Ibid., 284,302.
—     Prinsip yang sangat bermanfaat dikemukakan oleh Bourne dan Ekstrand sebagai berikut:  “Tingkah laku  [orang lain]. . . akan sangat kuat dipengaruhi melalui teladan dan anjuran keras.” [Attitude . . . may be strongly influenced through modeling and reinforcement.]”  Lyle E. Bourne, Jr. and Bruce R. Ekstrand, Psychology: Its principles and Meaning (New York: Holt, Rinehart and Winston, 1976), 336.
—     Makanya adalah sangat benar apa yang dianjurkan oleh mantan pemimpin senior MAHK, M. E. Kern, “Kita sebagai pemimpin harus jangan puas hanya menyediakan alat untuk memancing atau menunjukkan jalan ke lokasi pemancingan; kita harus sendirinya menjadi penjala-penjala jiwa yang sesungguhnya. [“We as leaders must not be content with making fishing tackle or pointing the way to the fishing banks; we must ourselves be actual fishers of men].”  General Conference of Seventh-day Adventist, Fishers of Men, 6.

Petunjuk Tuhan apabila kita melihat contoh anggota-anggota senior yang sangat acuh terhadap UPMJK:
—     “Kalau mereka [yang sadar UPMJK] menjadi kecewa dan kehilangan semangat disebabkan [contoh] orang-orang yang justru sudah lama dalam iman [namun] sangat bersikap acuh [terhadap UPMJK] maka mereka musti lebih banyak dan lebih tekun lagi berdoa agar tidak jatuh ke dalam kelesuan semangat yang sama sehingga menjadi tidak setia dan dengan demikian mengecewakan Tuan itu yang telah menentukan pekerjaan yang harus dikerjakan oleh setiap orang.”  ST, November 30, 1891; # 194929.

5)     Tidak banyak doa tertutup

—     “Usaha perorangan untuk orang-orang lain harus didahului oleh sejumlah besar doa tertutup (much secret prayer); karena menuntut kebijaksanaan yang besar untuk mengerti sains menyelamatkan jiwa-jiwa.”  COL 149; # 6250.
—     “Pada waktu-waktu yang lalu ada yang perhatian pikiran mereka terpaku pada satu jiwa dan kemudian jiwa yang lain sambil berseru, ‘Tuhan, tolong saya menyelamatkan jiwa ini.’  Tetapi sekarang contoh-contoh seperti itu sudah jarang.”  Ev 486; # 174610
—     “Kita membaca dari firman Allah bahwa disebabkan oleh doa-doa dan usaha-usaha rasuli, Tuhan menambahkan ke dalam gereja setiap hari orang-orang yang akan diselamatkan.  Melakukan usaha-usaha yang sama sekarang akan menghasilkan hasil-hasil yang sama.”  RH, June 13, 1882; # 158640.

6)     Pendeta-pendeta yang belum siap pakai

—     “Apabila seseorang yang memasuki pekerjaan ini [pendeta injil] memilih bagian pekerjaan yang paling sedikit pengorbanan diri, puas dengan hanya berkhotbah, membiarkan orang lain yang melakukan pekerjaan pelayanan [perorangan], ia tidak dapat mengharapkan pekerjaanya diterima Allah.  Jiwa-jiwa, yang karena mereka Kristus mati, sedang menuju kebinasaan karena kekurangan usaha perorangan yang terarah; dan apabila pendeta tidak mau menjadi pelayan umat sebagaimana petunjuk Kristus dalam firmanNya, maka ia keliru dalam panggilannya.”  RH, 08-30-92; # 165375
—     “Mengapa pekerja-pekerja pada pekerjaanNya dewasa ini tidak dikirim berdua-dua? . . . Tidak dapatkah kita melihat kebijakan adanya dua orang pergi bersama-sama menyampaikan injil?  Seseorang bisa saja pengkhotbah yang baik, tapi ia mungkin dalam keadaan butuh pelatihan usaha perorangan di luar mimbar.  Tidak ada pendeta yang telah siap pakai [sufficiently equipped for his work] kalau ia tidak tau bagaimana mendekati orang-orang di rumah-rumah mereka, dan datang dekat dengan kebutuhan-kebutuhan mereka. . . . Inilah cara kita harus bekerja agar dapat menyampaikan terang ke dalam pikiran mereka yang mencari akan pengetahuan jalan keselamatan.”  RH, 04-19-92; # 29294
—     “Banyak yang berpikir bahwa pekerjaan pendeta adalah berkhotbah [berceramah], tapi mereka salah dalam hal ini.  Ada pekerjaan yang harus dikerjakan dari rumah ke rumah.  Dengan cara ini banyak orang dibawa kepada pengetahuan akan kebenaran.  Dengan perantaraan pekerja yang tekun, jiwa-jiwa yang akan binasa dimasuki Roh Kristus.  Pekerjaan untuk datang dekat kepada jiwa-jiwa secara pribadi dilalaikan.  Jemaat-jemaat sedang mati karena kekurangan cara kerja yang benar.”  1MR19; # 225037

7)     Sangat sedikit khotbah-khotbah tentang UPMJK

—     “Pendeta-pendeta, ajarkan kebenaran-kebenaran yang akan menuntun kepada usaha perorangan bagi mereka yang berada di luar Kristus.  Desakkan usaha perorangan pada setiap cara yang mungkin.”  9T124; # 122175

8)     Sangat sedikit latihan praktis UPMJK.  Kebanyakan latihan hanya bersifat teoritis.

—     “Yang paling penting dari semua pekerjaan misionari adalah melatih pekerja-pekerja untuk terjun ke ladang, menyampaikan injil kepada segala makhluk.”  SSW, January 1, 1889; # 185374
—     ”Banyak yang akan rela bekerja kalau mereka diajar bagaimana harus mulai.  Mereka perlu diberi instruksi dan dorongan.  Setiap gereja harus menjadi sekolah pelatihan bagi pekerja-pekerja Kristen. . . . Bukan hanya sekedar mengajarkan tetapi pekerjaan yang nyata dibawah pelatih-pelatih yang berpengalaman.  Hendaknya pelatih-pelatih memberikan contoh bekerja diantara orang banyak dan lain-lain yang bergabung, belajar dari contoh mereka.  Satu contoh lebih berarti dari pada banyak teori.”  MH, 149; # 9383
—     “Setiap orang yang baru ditambahkan kepada jemaat harus diajarkan tentang pekerjaan yang harus ia lakukan untuk Tuhan dalam memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.”  RH, March 22, 1898; # 169260
—     “Semua harus diajar bagaimana bekerja.  Khususnya mereka yang baru saja datang pada iman dididik menjadi mitra kerja Allah.  Apabila kewajiban ini dilalaikan, pekerjaan pendeta belumlah lengkap.”  MR 70; # 138695
—     HIMBAUAN:  “Uang tidak dapat dibawa masuk ke dalam kehidupan berikut; itu tidak dibutuhkan disana; tetapi perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus dibawa sampai ke istana-istana surgawi.”  COL 266; # 6584

Komentar
  1. Reinmer mengatakan:

    Terima kasih… Tuhan memberkati mu saudaraku….
    Maranatha

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s